Gus Yahya Tanggapi Santai Rumor Pemakzulan dan Tuduhan Tilep Duit Rp900 Miliar

Gus Yahya
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf. (Foto: Nu Online).
-

Tidak ada video disisipkan.

SURABAYA, TEROPONGMEDIA.ID – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menanggapi santai berbagai rumor yang menyeret namanya, termasuk isu pemakzulan hingga tuduhan menyelewengkan dana Rp900 miliar. Ia menyebut kabar-kabar tersebut sudah beredar liar jauh sebelum isu pemberhentiannya mencuat.

“Sebelum ini, itu rumor sudah ndak karu-karuan. Macam-macam tuduhan kepada saya begini, begitu, saya makan duit Rp900 miliar itu sudah keluar,” ujar Gus Yahya usai menghadiri Rapat Koordinasi Ketua PWNU se-Indonesia di Hotel Navator Surabaya, Jawa Timur, Minggu (23/11) dini hari.

Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Leteh, Rembang, Jawa Tengah itu menegaskan tidak ingin suudzon terhadap siapa pun terkait berkembangnya isu pemakzulan. Menurutnya, kabar tersebut beredar tanpa kejelasan dan cenderung bersifat spekulatif.

“Saya tidak mau berprasangka ya,” kata Gus Yahya singkat.

Baca Juga:

Gus Yahya Ungkap PBNU Ditugaskan Kelola 1.000 Dapur MBG

PBNU: Pengunaan Dana Zakat untuk Membiayai MBG Perlu Dikaji

Gus Yahya menekankan tak ingin bersikap gegabah. Baginya, mengambil keputusan berdasarkan kabar burung justru berpotensi memicu masalah baru.

“Saya tidak mau bertindak atas dasar rumor atau prasangka. Kalau jelas, baru saya mau ambil sikap. Kalau enggak jelas, saya ndak mau, saya enggak berani. Apalagi mencatut NU,” tegasnya.

Seperti diketahui, isu rencana pemakzulan Gus Yahya mencuat setelah beredarnya dokumen berjudul Risalah Rapat Harian Syuriyah PBNU bertanggal 20 November 2025. Dalam dokumen tersebut disebutkan rapat dihadiri 37 dari total 53 Pengurus Harian Syuriyah PBNU. Dokumen itu juga memuat tanda tangan Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar.

Namun hingga kini, keabsahan dokumen tersebut belum dapat dipastikan.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

5

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun