Gua Belanda Destinasi Wisata Sejarah di Tahura Bandung: Harga Tiket dan Jam Buka

Gua Belanda Dago Pakar Bandung - Khansa
Gua Belanda Tahura Kota Bandung (Foto: Khansa/TM)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gua Belanda yang berada di Taman Hutan Raya (Tahura) Ir H Djuanda, Kota Bandung, Jawa Barat, merupakan salah satu destinasi wisata bersejarah yang menarik perhatian banyak pengunjung.

Dibangun pada tahun 1912 oleh pemerintah kolonial Belanda, gua ini awalnya difungsikan sebagai terowongan PLTA untuk menyadap aliran Sungai Cikapundung.

Namun, pada tahun 1941, fungsinya dialihkan menjadi pusat komunikasi militer dan penyimpanan senjata.

Salah satu pengunjung, Kekey (20) menceritakan pengalamannya saat mengunjungi Gua Belanda. Awalnya ia merasa takut ketika hendak memasuki gua ini karena situasi di dalamnya yang gelap.

“Tapi pas lihat orang-orang ramai-ramai pada masuk, aku ikut. Eh ternyata nggak seseram itu. Aku tahu Gua Belanda ini soalnya suka berseliweran di Tiktok. Kayaknya seru deh kalau masuk, terus aku sengajain deh main kesini,” ujarnya.

Kekey menambahkan, meskipun bagian dalam gua gelap, namun ia merasa kagum dengan keunikan sejarah yang dimilikinya.

“Meskipun gelap, tapi aku kagum sih sama keunikan sejarahnya,” tambahnya.

Gua dengan panjang sekitar 144 meter, tinggi 3 meter, dan lebar 1,8 meter ini memiliki 15 lorong dan 3 koridor yang masing-masing memiliki fungsi berbeda.

Bahan utama pembangunan gua ini adalah batuan yang berasal dari Gunung Krakatau, menunjukkan perencanaan yang matang oleh pemerintah kolonial saat itu.

Untuk mencapai Gua Belanda, pengunjung harus menempuh perjalanan sekitar 1 kilometer dari pintu masuk Tahura Ir. H. Djuanda.

Meskipun harus berjalan kaki jauh, pemandangan alam yang asri akan menemani perjalanan, membuat pengalaman hiking menjadi lebih menyenangkan.

BACA JUGA: 5 Destinasi Wisata Tahura Bandung, Ada Air Terjun Cantik!

Harga Tiket Gua Belanda

Tiket masuk ke area wisata ini dibandrol Rp15.000 per orang, dengan jam operasional mulai pukul 06.45 sampai 17.00 WIB.

Karena kondisi di dalam gua yang gelap, disarankan bagi pengunjung untuk membawa senter sendiri atau menyewa di lokasi dengan tarif sekitar Rp5.000.

Bagi Anda yang tertarik dengan wisata sejarah dan ingin merasakan sensasi berbeda, Gua Belanda di Tahura Bandung bisa menjadi pilihan menarik.

Selain menambah wawasan tentang sejarah kolonial di Indonesia, Anda juga dapat menikmati keindahan alam yang ditawarkan kawasan Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda.

 

(Magang UIN SGD/Khansa Az-Zahra-Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

3

4

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

5

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
Headline
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial
IMG-20260723-WA0002
DPRD Kota Bekasi Percepat Pembahasan Raperda Pencegahan Penyimpangan Seksual
IMG-20260723-WA0001
Abdul Muin Serap Aspirasi Warga, Banjir hingga Kesempatan Kerja Jadi Perhatian