Gregoria Mariska Tunjung Comeback, Ikuti 2 Turnamen BWF World Tour Super 500

Gregoria Mariska Tunjung (Foto: dok.PBSI).
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Setelah sempat menepi akibat cedera dan performa yang naik turun, Gregoria Mariska Tunjung akhirnya siap kembali ke lapangan dengan semangat baru. Tunggal putri terbaik Indonesia itu akan menjalani dua turnamen beruntun, yakni Kumamoto Japan Masters 2025 dan Australia Open 2025, yang keduanya berstatus BWF World Tour Super 500.

Bagi Gregoria, dua turnamen ini bukan sekadar ajang comeback, tapi juga momentum untuk mengembalikan ritme dan mental bertandingnya.

“Target utama dua minggu ini adalah sehat dulu. Setelah itu, semoga permainan bisa lebih bagus dari turnamen sebelumnya,” ujar Gregoria, melalui keterangan PBSI, dikutip Selasa (11/11/2025).

Ia menegaskan bahwa dirinya tak hanya ingin pulih secara fisik, tapi juga meningkatkan ketahanan mental dan cara bermain.

“Semoga hasilnya lebih baik, tapi yang terpenting saya bisa menunjukkan perubahan di lapangan, baik dari sisi mental, fisik, maupun strategi permainan,” ujarnya.

Kabar baik juga datang dari jajaran pelatih. Eng Hian, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, memastikan bahwa Gregoria dan Anthony Sinisuka Ginting sudah pulih total dari cedera.

“Ginting dan Gregoria sejauh ini sudah aman dari cedera dan penyakitnya. Sekarang tinggal bagaimana mereka bisa kembali ke performa terbaik,” ujar Eng Hian.

Baca Juga:

Nasib Berbeda Gregoria dan Putri KW di Kejuaraan Dunia 2025, PBSI Fokus Evaluasi

Gregoria Mariska Ungkap Alasan Absen Panjang dari Turnamen

Kembalinya dua pemain senior tersebut menjadi angin segar bagi skuad Merah Putih, yang belakangan sempat dilanda absennya pemain utama karena cedera dan jadwal padat turnamen internasional.

Sementara itu, kabar positif lain datang dari sektor junior. Pebulutangkis ganda putra muda, Taufik Hidayat, resmi bergabung ke Pelatnas Cipayung setelah sempat tertunda akibat cedera lutut. Pemain yang lolos lewat jalur Seleksi Nasional Februari lalu itu kini dinyatakan fit dan siap memperkuat Indonesia di ajang internasional.

“Taufik sebelumnya belum bisa bergabung karena cedera di bagian lutut. Setelah menjalani pemeriksaan medis ulang, ia dinyatakan siap bergabung,” tulis Humas PP PBSI.

Dengan Gregoria yang siap bangkit, Ginting yang kembali fit, serta munculnya talenta baru seperti Taufik, atmosfer di Pelatnas Cipayung kini mulai bergairah lagi.

PBSI berharap momentum ini bisa menjadi awal kebangkitan bulu tangkis Indonesia menjelang rangkaian turnamen besar di akhir tahun dan menuju musim kompetisi 2026 yang padat.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

3

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

4

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

5

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City