Gampang Banget, Begini Cara Cek Bansos Oktober 2025!

bantuan sosial
(pixabay)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan Program Keluarga Harapan (PKH) tahap IV tahun 2025 mulai disalurkan pada Oktober hingga Desember 2025.

Sebelumnya, tahap III telah berjalan untuk periode Juli–September dan diterima jutaan keluarga penerima manfaat (KPM). Kini, sekitar 10 juta KPM di seluruh Indonesia akan memperoleh bantuan tahap IV melalui bank-bank Himbara (Mandiri, BRI, BNI, BTN) serta PT Pos Indonesia.

Penyaluran bansos PKH dilakukan sesuai jadwal lembaga penyalur masing-masing. Besaran bantuan PKH Oktober 2025 tetap sama seperti sebelumnya, yakni:

  • Ibu hamil: Rp 750.000 per 3 bulan
  • Anak usia dini (0–6 tahun): Rp 750.000 per 3 bulan
  • Siswa SD: Rp 225.000 per 3 bulan
  • Siswa SMP: Rp 375.000 per 3 bulan
  • Siswa SMA: Rp 500.000 per 3 bulan
  • Lansia (60 tahun ke atas): Rp 600.000 per 3 bulan
  • Penyandang disabilitas: Rp 600.000 per 3 bulan

Besaran bansos PKH 2025 tiap keluarga berbeda, tergantung jumlah anggota dan kategori yang terdaftar dalam data penerima PKH.

Cara Cek Bansos Oktober 2025

Masyarakat dapat melakukan cek bansos Oktober 2025 secara online melalui situs resmi Kemensos di cekbansos.kemensos.go.id atau menggunakan aplikasi Cek Bansos Kemensos. Berikut langkah-langkahnya:

1. Cek Bansos Kemensos via situs cekbansos.kemensos.go.id 2025

  • Buka laman https://cekbansos.kemensos.go.id
  • Pilih data wilayah: provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan
  • Masukkan nama sesuai KTP
  • Isi kode captcha yang muncul
  • Klik “Cari Data”
  • Jika terdaftar, sistem akan menampilkan nama penerima, jenis bantuan, dan periode pencairan.

2. Cek Bansos Kemensos via aplikasi Cek Bansos

  • Unduh aplikasi Cek Bansos di Play Store atau App Store
  • Login atau daftar akun
  • Pilih menu “Cek Bansos”
  • Masukkan data sesuai KTP
  • Jawab pertanyaan verifikasi
  • Klik “Cari Data”
  • Jika namamu muncul sebagai penerima, sistem menampilkan nama lengkap, usia, jenis bantuan, status penerimaan, dan periode pencairan.

Apabila dana belum masuk rekening atau belum tersedia di kantor pos, penerima diminta menunggu sesuai jadwal pencairan per wilayah.

KPM juga bisa menanyakan langsung ke bank penyalur, kantor pos, atau pendamping bansos di daerah masing-masing.

PKH Oktober 2025 Kapan Cair?

Kemensos memastikan PKH Oktober 2025 mulai cair pada bulan ini dan pencairan dilakukan secara bertahap hingga Desember 2025. Jadwal pencairan bisa berbeda di tiap daerah tergantung teknis penyaluran dan administrasi wilayah.

Dengan penyaluran tahap IV ini, pemerintah menegaskan besaran bantuan PKH tetap sama, dan pencairan akan terus berjalan hingga akhir tahun.

PKH merupakan program bantuan sosial di bawah Kemensos yang telah berjalan sejak 2007 untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin dan rentan.

Program ini mendukung pemenuhan kebutuhan dasar di bidang pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial.

Baca Juga:

Cek Bansos 2024: Mudah dan Cepat dengan Verifikasi NIK

Bansos PKH dan BPNT Cair, Cek Melalui Aplikasi Ini!

BPNT Tahap 4 2025 Kapan Cair?

Selain PKH, pemerintah juga menyalurkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap IV periode Oktober–Desember 2025. BPNT diberikan sebesar Rp 200.000 per bulan, atau biasanya dirapel tiga bulan menjadi Rp 600.000, dan disalurkan melalui bank Himbara atau kantor pos.

Bantuan ini bertujuan menjaga daya beli masyarakat dan membantu pemenuhan kebutuhan pangan seperti beras dan telur menjelang akhir tahun.

Penerima BPNT dan PKH wajib terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), yang kini menggantikan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Cek Bansos PKH dan BPNT 2025

Penerima bisa melakukan cek bansos Kemensos untuk memastikan status bantuan PKH dan BPNT. Jika status menunjukkan “YA”, berarti bantuan sudah disetujui dan siap dicairkan. Namun, jika periode belum menampilkan “OKT–DES 2025”, masyarakat disarankan memeriksa kembali secara berkala.

Untuk memastikan jadwal pencairan, penerima dapat menanyakan langsung ke kelurahan atau pendamping bansos setempat.

Sejak triwulan II 2025, Kemensos menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis data penerima bansos, menggantikan DTKS.

(Anisa Kholifatul Jannah)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

2

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

3

4

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

5

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City