Gagal Memang, Carlos Pena Akui Dalamnya Pertahanan Persib Jadi Kendala Utama Persija

Carlos Pena Sampaikan Isi Hatinya Usai Dipecat Persija
Carlos Pena (Dok. Persija)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Pelatih Persija Jakarta, Carlos Pena harus mengakui timnya kecolongan dengan gaya permainan Persib yang mulai menurunkan garis pertahanan di babak kedua. Carlos Pena menilai skema tersebut semakin menyulitkan timnya untuk menyerang dan Persib mulai melakukan skema transisi.

Menurut pelatih asal Spanyol tersebut, keunggulan dua gol Persija di babak pertama memang menjadikan laga berjalan semakin menarik. Sayangnya di babak kedua, keunggulan tersebut menjadikan Persib mengubah skema permainannya dengan bertahan.

“Tentu saja ini merupakan pertemuan kedua tim yang bagus, di babak pertama kami memanfaatkan kelebihan kami. Tapi tiba-tiba kami tidak bisa memanfaatkan keunggulan kami di babak kedua,” buka Pena kepada awak media.

Pada babak kedua, sebenarnya Carlos Pena berharap Persib bisa melakukan serangan secara terus menerus. Namun hal ini jauh dari yang dibayangkan, karena Persib cenderung bertahan sambil membangun pondasi untuk melakukan transisi cepat.

Berbeda dengan Persija, Carlos Pena mengakui trasisi timnya selalu terhambat ketika melakukan serangan. Hal itu disebabkan dalamnya garis pertahanan tim Persib. Sehingga saat bola berhasil direbut, Persib langsung menciptakan peluang melalui skema transisi.

“Kami memiliki ruang di babak kedua untuk menyerang mereka, tapi kami tidak bisa melakukan transisi yang bagus dan mereka sudah cenderung menurunkan garis pertahanan,” imbuhnya.

BACA JUGA: Sempat Tertinggal Lebih Dulu, Persib Sukses Akhiri Laga Klasik Kontra Persija Dengan Hasil Imbang

Dengan hasil imbang ini, Carlos menilai motivasi timnya tetap terjaga untuk kembali meraih hasil maksimal di laga ke depan. Bahkan hasil imbang ini juga menjadi pelajaran berharga bagi timnya dan diharapkan tidak terulang di kemudian hari.

“Kami tentu ingin menang, tapi memulai laga dengan ambisi meraih tiga poin. Kami sedih karena kami ingin meraih tiga poin dan menjadi pelajaran ke depannya, kami harus menjaga keunggulan kami.” tutup Pena.

(RF/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

4

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial
IMG-20260723-WA0002
DPRD Kota Bekasi Percepat Pembahasan Raperda Pencegahan Penyimpangan Seksual
IMG-20260723-WA0001
Abdul Muin Serap Aspirasi Warga, Banjir hingga Kesempatan Kerja Jadi Perhatian