Francesco Bagnaia Makin Terpuruk di MotoGP Valencia, Marc Marquez Kirim Pesan Tegas

MotoGP Thailand 2024
Ilustrasi (Foto: dok.MotoGP)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Francesco Bagnaia kembali terpukul setelah hanya finis ke-13 pada sprint MotoGP Valencia 2025. Seakan kehilangan arah, sang juara dunia dua kali justru semakin kehilangan arah di saat Ducati sangat membutuhkannya.

Valencia seolah menjadi cermin lengkap keterpurukan Bagnaia. Ducati Desmosedici GP25 yang sempat tampil dominan di awal musim kini tak lagi memberi rasa percaya diri. Sejak kecelakaan Marc Marquez di Mandalika yang mengganggu arah perkembangan motor pabrikan, Bagnaia seakan ikut limbung.

Bahkan setelah secercah performa bagus di Jepang, grafiknya turun drastis di empat seri berikutnya. Di Malaysia ia hampir naik podium sebelum ban bocor menghancurkan peluang, dan di Valencia ia bahkan gagal masuk Q2 karena kehabisan bahan bakar saat kualifikasi.

Semua itu menjadi semakin menyesakkan ketika Fabio Di Giannantonio mampu naik podium dengan motor GP25 yang sama. Kontras yang makin mempertebal sorotan terhadap Bagnaia.

Baca Juga:

Francesco Bagnaia Kesulitan di MotoGP 2025, Ducati Mulai Khawatir

Francesco Bagnaia Minta Ducati Berbenah Jelang MotoGP Argentina

Dari pinggir lintasan, Marc Marquez mengamati langsung kesulitan sang rekan setim. Meski cedera membuatnya absen, Marquez memahami betul tekanan yang sedang menjerat Bagnaia, hingga ia melontarkan pesan yang terdengar seperti peringatan keras:

“Pecco sangat cepat pagi tadi. Tapi kalau motor tidak bekerja, minimal mentalnya harus bekerja,” tulis Marc, melalui akun instagramnya, dikutip Senin (17/11/2025).

Marquez menegaskan bahwa saat motor kehilangan stabilitas, referensi pengereman berubah, dan traksi tak bisa diprediksi, maka pembalap hanya punya satu hal tersisa, kekuatan mental untuk tetap berjuang.

Ia juga menyadari bahwa Bagnaia bukan sedang tampil lambat, melainkan kehilangan keyakinan terhadap apa yang dilakukan motornya. Dan itu, menurut Marquez, adalah jebakan paling berbahaya bagi seorang pembalap top.

Marquez tidak ingin mencampuri urusan teknis Ducati Lenovo, tetapi ia mengakui Bagnaia mengalami kesulitan yang jauh dari normal. Meski demikian, ia menambahkan bahwa kemampuan Pecco tidak hilang, hanya tertutup oleh tekanan dan situasi yang berantakan.

Pesan Marquez ini muncul di saat Ducati menghadapi momen penting, tes resmi hari Selasa yang akan menentukan arah proyek motor 2026. Marquez menilai Bagnaia dan Alex Marquez adalah kunci dalam memberi masukan yang akurat untuk pengembangan Desmosedici generasi baru.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

2

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

3

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

4

5

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City