Fitur Titan Security Key Terbaru Didukung Oleh Passkey

Titan Security Key
(TechCrunch)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID:Google kembali meluncurkan Titan Security Key versi terbaru, sebuah langkah menuju era tanpa password. Dalam upaya menghadirkan keamanan maksimal, Google merancang kunci keamanan ini mirip perangkat flashdisk, memastikan perlindungan terhadap serangan phishing dan kebocoran akun-akun krusial.

Titan Security Key terbaru hadir dalam dua model, dengan konektivitas USB-C dan USB-A. Bentuknya yang menyerupai kunci fisik membedakannya dari kebanyakan solusi keamanan online lainnya. Google menciptakan alat ini dengan tujuan melindungi pengguna dari ancaman keamanan siber, memberikan lapisan perlindungan tambahan pada akun-akun digital.

Cara Penggunaan 

Cara penggunaan fitur versi terbaru sangat sederhana. Pengguna hanya perlu menyambungkannya ke komputer saat hendak login tanpa perlu memasukkan password. Penerapan fitur passkey menjadi sistem andalan, di mana pengguna memanfaatkan sistem keamanan ponsel untuk mengamankan akses ke akun-akun mereka.

Titan Security Key mampu menyimpan lebih dari 250 passkey, memudahkan pengguna dalam mengelola identitas digital mereka. Fitur ini mendukung standar keamanan FIDO2 yang memungkinkan otentikasi dua langkah. Pengguna hanya perlu memasukkan username dan kode PIN untuk mengakses akun-akun mereka.

Kode PIN ini dapat kita atur melalui Google Chrome, memberikan opsi lebih aman daripada penggunaan password konvensional. Dengan demikian, keamanan akun Google semakin terjamin.

BACA JUGA: Material You Google Chrome yang Didesain Ulang Telah Rilis

Kompatibilitas dan Akses ke Perangkat Mobile

Fitur terbaru ini juga mendkung teknologi NFC, memudahkan koneksi ke perangkat mobile seperti smartphone. Pengguna dapat dengan mudah menyimpan di akun Google ke Titan Security Key melalui halaman Passkey. Opsi “Gunakan Perangkat Lain” mempermudah proses ini, membuka peluang bagi pengguna untuk menjaga keamanan akun-akun mereka dengan lebih baik.

Fitur terbaru ini sudah tersedia di Google Store di beberapa negara, termasuk Amerika Serikat, Austria, Jerman, dan Inggris. Harganya yang terjangkau, sekitar 30 hingga 35 dolar AS. Selain itu, Google memberikan komitmen besar dengan membagikan secara gratis 100.000 Titan Security Key versi terbaru kepada individu yang rentan terhadap serangan siber, seperti aktivis dan jurnalis, pada tahun 2024 mendatang.

Dengan terobosan ini, Google terus mendorong agenda menuju era tanpa password. Titan Security Key versi terbaru menjadi tonggak penting dalam menjaga keamanan digital, menggantikan sistem konvensional dengan metode yang lebih efisien dan aman. Seiring waktu, kita dapat mengharapkan lebih banyak inovasi seiring dengan perkembangan keamanan siber

 

(Kaje/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City