Fermin Aldeguer, Si Anak Bawang yang Menjelma Jadi Monster di Mandalika

Fermin Aldeguer (Foto: Dok. Antara).
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Langit Lombok belum sepenuhnya cerah ketika dunia MotoGP menyaksikan lahirnya bintang baru. Di sirkuit yang dikenal ganas dan menuntut ketahanan ekstrem itu, seorang anak bawang berusia 20 tahun bernama Fermin Aldeguer menjelma menjadi monster balap, mengaum kencang dan menelan nama-nama besar satu per satu.

Tak ada yang menduga. Di tengah dominasi tim-tim besar dan drama antara Marc Marquez serta Marco Bezzecchi di lap pembuka, justru rider Gresini Ducati yang selama ini dianggap underdog tampil paling menggigit.

Start mulus, agresif, dan tanpa rasa takut Aldeguer memanfaatkan kekacauan di depan untuk menancapkan cakarnya.

Ketika bendera dikibarkan, Bezzecchi memimpin, Acosta menempel, dan Marquez mencoba menekan dari sisi dalam. Tapi petaka datang cepat. Marquez dan Bezzecchi bersenggolan di Tikungan 7, membuka jalan bagi Aldeguer untuk menunjukkan sesuatu yang lebih dari sekadar keberuntungan.

Di lap kedelapan, ia menyalip Pedro Acosta dengan gaya khas pembalap muda yang percaya diri, cepat, bersih, dan tanpa kompromi. Sejak saat itu, tak ada yang mampu mengejarnya.

Putaran demi putaran, Aldeguer memamerkan kecepatan dingin yang seolah tak masuk akal untuk seorang debutan. Motor Ducati GP24 miliknya melesat seperti roket, sementara yang lain tertinggal jauh.

Ketika garis finis mendekat, jarak tujuh detik menjadi bukti bahwa sang rookie telah berubah menjadi monster Mandalika.

Di paddock, suasana Gresini Ducati pecah dalam euforia. Tim yang sering disebut “tim keluarga kecil” itu kini punya juara muda yang siap menantang para seniornya. Aldeguer bukan lagi sekadar nama di grid, melainkan ancaman nyata bagi para raksasa MotoGP.

Ia menulis kisah yang hanya dimiliki segelintir pembalap, menang di musim debut, di salah satu lintasan paling brutal di kalender, dan melakukannya dengan cara yang mendominasi.

Di Mandalika, si anak bawang dari Spanyol itu tidak hanya menang. Ia bertransformasi menjadi monster dan dunia MotoGP kini resmi punya penguasa baru yang lahir dari keberanian, kecepatan, dan keyakinan diri tanpa batas.

Baca Juga:

Fermin Aldeguer Siap Debut di MotoGP 2025

Berikut hasil lengkap MotoGP Indonesia 2025:

  1. Fermin Aldeguer (Gresini Ducati GP24)
  2. Pedro Acosta (Red Bull KTM RC16)
  3. Alex Marquez (Gresini Ducati GP24)
  4. Brad Binder (Red Bull KTM RC16)
  5. Luca Marini (Honda HRC Castrol RC213V)
  6. Raul Fernandez (Trackhouse Aprilia RS-GP25)
  7. Fabio Quartararo (Monster Yamaha YZR-M1)
  8. Franco Morbidelli (Pertamina VR46 Ducati GP24)
  9. Fabio Di Giannantonio (Pertamina VR46 Ducati GP25)
  10. Alex Rins (Monster Yamaha YZR-M1)

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

2

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

3

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

4

5

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City