Fatal Juga, ini Resiko saat Tekanan Angin Ban Motor Kurang

tekanan angin ban motor.jpg (2)
ilustrasi tekanan angin ban motor (Astra Motor)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TM.ID: Ban merupakan komponen motor yang harus diperhatikan oleh Anda dengan memastikan tekanan angin yang baik.

Namun, jika tekanan angin ban kurang optimal dampaknya cukup berbahaya untuk Anda jika dibiarkan. Terparah, bisa menyebabkan kecelakaan

Resiko Tekanan Angin Ban Motor Kurang

Melansir situs Suzuki, mulai kenali resiko dari tekanan angi ban tidak optimal, diantaranya:

1. Ban Menjadi Lebih Cepat Aus

Salah satu dampak yang paling terlihat dari tekanan angin yang tidak sesuai adalah ban motor menjadi lebih cepat aus. Ketika tekanan angin terlalu rendah, bagian-bagian ban akan lebih banyak bersentuhan dengan jalan, meningkatkan gesekan dan keausan. Hal ini mengakibatkan umur pakai ban menjadi lebih pendek, yang pada akhirnya akan mengharuskan Anda mengganti ban lebih sering.

BACA JUGA: Cek Disini, Perawatan Ban Motor Supaya Lebih Awet

2. Risiko Kecelakaan Meningkat

Apabila tekanan angin pada ban motor terlalu tinggi atau terlalu rendah, ini bisa meningkatkan risiko kecelakaan. Tekanan angin yang tidak sesuai memengaruhi keseimbangan dan kontrol motor. Ketika tekanan angin terlalu tinggi, ban menjadi lebih keras, dan cengkraman pada jalan bisa berkurang, terutama saat berkendara dalam kondisi basah. Sebaliknya, tekanan angin terlalu rendah dapat mengurangi stabilitas dan traksi, membuat kendaraan sulit dikendalikan.

3. Cengkraman Ban pada Jalan Berkurang

Tekanan angin yang tidak sesuai, terutama jika terlalu rendah, juga berdampak pada daya cengkram ban pada jalan. Ketika tekanan angin kurang, ban tidak memiliki cengkraman yang cukup pada permukaan jalan, sehingga traksi menjadi kurang baik. Ini bisa membuat motor kesulitan menarik atau melintasi medan yang licin atau berbatu.

4. Efisiensi Bahan Bakar Menurun

Selain mempengaruhi kinerja dan keamanan, ketidaksesuaian tekanan angin pada ban motor juga dapat membuat efisiensi bahan bakar menurun. Tekanan angin yang terlalu rendah meningkatkan gesekan antara ban dan jalan, yang menghasilkan resistensi tambahan. Akibatnya, motor perlu lebih banyak tenaga untuk bergerak, dan konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros.

dari  poin-poin yang dijabarkan di atas, sangat penting bagi pengendara motor untuk selalu menjaga tekanan angin pada ban dalam ukuran yang sesuai.

Memeriksa tekanan angin secara teratur dan memastikan bahwa tekanan angin sesuai dengan rekomendasi pabrikan adalah langkah sederhana namun penting dalam menjaga kinerja, keamanan, dan efisiensi kendaraan Anda. Jadi, pastikan untuk selalu memeriksa dan mengatur tekanan angin ban motor sesuai dengan standar yang berlaku.

 

(Saepul/Usamah)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

2

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

3

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

4

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City