Fabio Quartararo Akui Masa Depan Bersama Yamaha Tak Pasti

Fabio Quartararo
Pebalap Yamaha Fabio Quartararo (Foto: Dok. MotoSport).
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Fabio Quartararo, ikon Yamaha sekaligus juara dunia MotoGP 2021, mengungkapkan sisi emosional dan tekanan besar yang ia hadapi sebagai ujung tombak proyek kebangkitan pabrikan Jepang tersebut.

Dalam pernyataan terbaru kepada DAZN, pembalap asal Prancis itu mengaku masih percaya dengan arah pengembangan Yamaha, namun ia mulai membuka kemungkinan hengkang jika tidak ada hasil nyata.

“Saya sangat percaya pada proyek itu, tetapi saya tahu bahwa jika tidak berhasil, saya akan beralih ke proyek yang sudah siap,” ucap Quartararo.

Pernyataan ini muncul tak lama setelah insiden memilukan di MotoGP Inggris, di mana Quartararo memimpin balapan hingga alat peninggi motornya mengalami kerusakan.

Ia keluar dari balapan dengan mata berkaca-kaca, menyadari bahwa kesempatan emas telah hilang karena masalah teknis.

Baca Juga:

Alex Rins Optimis Tatap MotoGP 2025 dengan Yamaha

Quartararo selama ini dikenal sebagai pembalap yang loyal dan penuh semangat dalam membangun kembali kekuatan Yamaha. Namun tekanan terus menggunung. Sejak dominasinya di musim 2021, performa Yamaha terus tertinggal jauh dari Ducati, yang kini dianggap sebagai pabrikan terkuat di lintasan.

“Berurusan dengan orang Jepang selalu baik, terkadang terlalu lambat. Namun mereka yang ada di sini juga sudah menjadi sedikit Eropa… jika perubahan berhasil, kami akan menerapkannya,” katanya.

Di tengah ketidakpastian ini, Quartararo tetap memberikan segalanya di lintasan. Tiga pole position beruntun musim ini menjadi bukti bahwa Yamaha mulai menunjukkan tanda-tanda kemajuan.

Namun, performa race-day masih menjadi titik lemah utama, terutama dalam hal akselerasi dan kecepatan di lintasan lurus.

Dengan nilai kontrak €12 juta per musim hingga 2026, Quartararo bukan hanya menjadi pembalap dengan bayaran tertinggi, tetapi juga simbol harapan Yamaha.

Namun seiring berjalannya waktu, tekanan untuk membawa Yamaha kembali ke jalur kemenangan bisa menjadi beban yang terlalu berat, bahkan bagi pembalap sekaliber dirinya.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

4

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden

5

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City