Erik ten Hag Kantongi Ratusan Miliar Usai Dipecat Leverkusen

Erik ten Hag
Erik ten Hag (X/FabrizioRomano)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Pelatih asal Belanda, Erik ten Hag, kembali menjadi sorotan setelah resmi dilengserkan dari kursi pelatih Bayer Leverkusen. Pemecatan ini membuat Ten Hag mengantongi kompensasi fantastis, hingga ratusan miliar rupiah hanya dalam kurun satu tahun terakhir.

Ten Hag baru memimpin Leverkusen di tiga pertandingan awal musim 2025/2026. Dari tiga laga tersebut, Leverkusen mencatat satu kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan. Hasil imbang melawan Werder Bremen di laga terakhir menjadi sinyal bahaya bagi manajemen klub.

Melalui rapat internal, manajemen Leverkusen yang merupakan kampiun Bundesliga 2023/2024 akhirnya memutuskan memecat Ten Hag. Direktur olahraga Leverkusen, Simon Rolfes, menyebut keputusan tersebut bukanlah hal mudah.

“Keputusan ini bukan keputusan mudah bagi kami. Namun, membangun tim baru yang sukses dengan sistem seperti ini tidaklah memungkinkan,” ujar Simon Rolfes dalam keterangan resmi klub.

Karena pemecatan itu terjadi di awal masa kontrak, Ten Hag berhak menerima pesangon sebesar 5 juta poundsterling atau sekitar Rp110 miliar. Kontraknya sejatinya masih tersisa dua tahun, tetapi Leverkusen tetap diwajibkan membayar kompensasi.

Jumlah tersebut menambah pundi-pundi Ten Hag yang sebelumnya juga menerima kompensasi dari Manchester United. Sebelas bulan lalu, ia dilengserkan dari Old Trafford dan memperoleh pesangon sebesar 10,4 juta poundsterling (Rp229 miliar).

BACA JUGA:

Chelsea Tundukkan Bayer Leverkusen 2-0 di Laga Uji Coba Pramusim

Jarell Quansah Resmi Tinggalkan Liverpool dan Gabung Bayer Leverkusen

Total, Ten Hag sudah mengantongi 15,4 juta poundsterling (Rp339 miliar) hanya dari dua kali pemecatan dalam setahun terakhir.

Meski demikian, pelatih berusia 55 tahun itu tidak ingin berlama-lama menganggur. Dalam pernyataannya, ia menilai Leverkusen terlalu cepat mengambil keputusan karena tim sedang mengalami perombakan besar.

“Musim panas ini, banyak pemain kunci yang meninggalkan skuad. Membangun tim baru adalah proses yang cermat, membutuhkan waktu, dan kepercayaan,” tulis Ten Hag dikutip dari Sport Illustrated.

“Seorang pelatih baru berhak mendapatkan ruang untuk mewujudkan visinya, menetapkan standar, membentuk skuad, dan meninggalkan jejak pada gaya bermain,” tegasnya.

Dengan kompensasi besar yang ia kantongi, Ten Hag disebut tidak kesulitan secara finansial. Namun, reputasinya sebagai pelatih tengah dipertaruhkan usai dua kali dipecat dalam waktu berdekatan.

(Haqi/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

2

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

3

4

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City