Eks Bek Paris Saint-Germain Dikabarkan Bakal Jadi Pemain Baru Persib Bandung

Bojan Hodak Beri Sinyal Untuk Datangkan Pemain Baru, Jika…
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak. (RF/TM)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali menjadi sorotan di bursa transfer musim ini. Klub pemuncak klasemen BRI Super League itu dikabarkan tengah menjalin komunikasi intens dengan bek asal Prancis, Layvin Kurzawa, yang kini berstatus bebas transfer.

Nama Kurzawa bukan sosok asing di sepak bola Eropa. Pemain berusia 33 tahun tersebut pernah menjadi bagian penting Paris Saint-Germain (PSG) dan AS Monaco, sebelum terakhir membela Boavista di Portugal. Jika kepindahan ini terealisasi, Indonesia berpotensi menjadi destinasi baru dalam perjalanan karier sang bek kiri.

Menurut laporan media Prancis, Footmercato, Persib Bandung sudah memasuki tahap pembicaraan lanjutan dengan Kurzawa. Situasi bebas transfer membuat peluang negosiasi terbuka lebar, sekaligus menjadikan sang pemain opsi menarik untuk memperkuat lini pertahanan Maung Bandung.

Persib sendiri tengah berada dalam tren positif di bawah arahan Bojan Hodak. Bermarkas di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, klub ini tidak hanya memimpin kompetisi domestik, tetapi juga menunjukkan ambisi besar di level Asia.

Baca Juga:

Apresiasi Kinerja Persib, Bojan Hodak Soroti Kekurangan Timnya

Langkah mendekati pemain berpengalaman seperti Kurzawa disebut sebagai bagian dari upaya Persib menjaga dominasi di BRI Super League sekaligus menambah kedalaman skuad untuk kompetisi internasional. Maung Bandung baru saja memastikan tiket ke babak 16 besar AFC Champions League 2, turnamen yang juga diikuti klub-klub besar Asia.

Pengalaman Kurzawa di Ligue 1 dan kompetisi Eropa diharapkan mampu memberikan dampak signifikan, baik secara teknis maupun mentalitas juara. Kehadirannya juga diyakini dapat meningkatkan daya tarik Persib di mata publik dan media internasional.

Menariknya, jika resmi bergabung, Kurzawa tidak akan sepenuhnya asing dengan suasana tim. Persib saat ini sudah diperkuat Andrew Jung, sesama pemain asal Prancis yang memiliki rekam jejak panjang di Ligue 2 bersama klub-klub seperti Reims, Nancy, dan Valenciennes.

Keberadaan Jung dinilai bisa membantu proses adaptasi Kurzawa, baik di dalam maupun luar lapangan. Integrasi yang cepat akan membuka peluang bagi Kurzawa untuk kembali mendapatkan menit bermain reguler sekaligus menambah persaingan di sektor pemain asing BRI Super League.

Kini, publik Bandung menanti kelanjutan rumor ini. Jika terealisasi, transfer Layvin Kurzawa berpotensi menjadi salah satu kejutan terbesar di bursa transfer sepak bola Indonesia musim ini.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

3

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

4

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

5

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City