BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Indonesia memastikan dua wakil di babak semifinal nomor tunggal putra ajang Kejuaraan Dunia Junior 2025 setelah Moh Zaki Ubaidillah dan Richie Duta Richardo sama-sama meraih kemenangan gemilang di babak perempat final yang berlangsung di National Centre of Excellence, Guwahati, Assam, India, Jumat (17/10) malam waktu setempat.
Menempati unggulan teratas, Moh Zaki Ubaidillah tampil solid saat menundukkan wakil China, Zi Sheng Wu, lewat pertandingan dua gim langsung yang berlangsung ketat dengan skor 15-6, 17-15.
Zaki sempat mendapat perlawanan keras di gim kedua ketika Wu meningkatkan tempo permainan, namun ketenangan dan konsistensi pukulan pemain asal Jawa Timur itu menjadi kunci kemenangan.
“Saya senang bisa lolos ke semifinal, tapi belum puas. Masih ada dua pertandingan lagi dan saya ingin fokus satu demi satu,” ujar Zaki usai pertandingan.
“Lawan dari China tadi cukup kuat secara serangan, tapi saya bisa menjaga fokus dan menekan di poin-poin kritis,” lanjutnya.
Sebelumnya, Zaki melaju ke perempat final dengan kemenangan mudah atas wakil Uni Emirat Arab, Riyan Malhan, juga lewat dua gim langsung dengan skor 15-9, 15-6.
Dengan hasil ini, Zaki dipastikan sudah mengantongi setidaknya medali perunggu, namun masih berpeluang besar menambah koleksi gelarnya setelah sebelumnya sukses meraih medali emas Kejuaraan Asia Junior 2025 di Solo, Jawa Tengah.
Langkah Zaki diikuti oleh kompatriotnya, Richie Duta Richardo, yang juga memastikan tempat di babak empat besar.
Menempati unggulan kedua, Richie tampil dominan saat menumbangkan wakil Malaysia, Ayu Fu Sheng, dua gim langsung dengan skor identik 15-9, 15-9.
Baca Juga:
Tim Junior Indonesia Gagalkan Mimpi India, Melaju ke Final Kejuaraan Dunia BWF 2025
Pertandingan berjalan dalam tempo cepat, dengan Richie mampu mengontrol jalannya rally dan memanfaatkan kelemahan lawan di area belakang lapangan.
Kemenangan ini juga memperpanjang rekor pertemuan Richie atas Ayu menjadi 2–0, setelah sebelumnya ia juga menang dalam laga Indonesia Junior International Grand Prix pada Juli tahun lalu.
“Saya senang karena permainan saya hari ini lebih stabil dibanding babak sebelumnya. Target saya jelas, ingin membawa pulang medali emas untuk Indonesia.” ujar Richie.
Dengan dua tunggal putra berada di jalur semifinal, peluang terjadinya final sesama Indonesia kini terbuka lebar.
Hasil ini juga menunjukkan konsistensi pembinaan sektor tunggal putra muda PBSI yang terus menghasilkan talenta berprestasi di ajang internasional.
Indonesia terakhir kali meraih gelar juara dunia junior tunggal putra lewat Alwi Farhan pada 2023, dan kini, Zaki Ubaidillah serta Richie Duta Richardo berpotensi meneruskan tradisi emas tersebut.
(Budis)

