Dua Nelayan Hilang di Perairan Kolaka Utara, Basarnas lakukan Pencarian

Ilustrasi. (web)

Bagikan

KENDARI,TM.ID: Badan Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kendari melakukan pencarian terhadap dua orang nelayan yang dilaporkan hilang saat melaut di sekitar Teluk Bone perairan Desa Kalu-Kaluku Kecamatan Kodeoha Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara.

Kepala Basarnas Kendari, Aris Sofingi mengatakan, korban bernama Abdul Wafit (38) dan Nursing (45) dilaporkan hilang saat melaut di perairan tersebut dan tak kunjung kembali.

“Kami menerima informasi tersebut dari Bapak Ramsyah personel BPBD Kolaka Utara yang melaporkan satu buah longboat (perahu panjang) dengan penumpang dua orang belum kembali dari melaut di sekitar Teluk Bone perairan Kolaka Utara,” kata Aris, Selasa (20/12/2022).

BACA JUGA: BPBD: 116 Keluarga Mengungsi Akibat Banjir di Aceh Timur

Aris menerangkan usai menerima laporan, pihaknya kemudian memberangkatkan tim penyelamat dari Pos SAR Kolaka menuju lokasi kejadian.

“Tim rescue Pos SAR Kolaka diberangkatkan menuju lokasi korban dilaporkan hilang dengan menggunakan rescue car (mobil penyelamat) membawa satu unit rubber boat beserta peralatan pendukung keselamatan lainnya,” kata dia.

Dia mengatakan, Tim Penyelamat Pos Kolaka harus menempuh jarak sekitar 141 kilometer untuk menuju lokasi hilangnya kedua korban yang merupakan warga Desa Kalu-Kaluku Kecamatan Kodeoha, Kolaka Utara.

Aris menyampaikan, sebelumnya pada Senin (19/12) sekitar pukul 17.00 WITA kedua korban pergi melaut dengan menggunakan perahu panjang di perairan tersebut. Kebiasaan kedua korban kembali dari melaut pukul 04.00 WITA.

Saat itu pihak keluarga bersama BPBD, Polsek Kodeoha, Bhabinkamtibmas Desa Kalu-Kaluku, perangkat desa dan masyarakat sekitar telah melakukan upaya pencarian namun dengan hasil nihil.

“Namun hingga informasi ini kami terima, korban belum ditemukan. Demikian, perkembangan selanjutnya menyusul,” kata Aris Sofingi, melansir Antara.

(Agung)

 

Baca berita lainnya di Google News!
Berita Terkait
Berita Terkini
Ketika orang meninggal
6 Jenis Bunga Lambang Kematian di Berbagai Negara
Desa Wisata Cemaga Tengah
Bangga, Desa Wisata Cemaga Tengah Kepri Lolos 50 Besar ADWI!
Auto Liker TikTok
Auto Liker TikTok, Jurus Tingkatkan Jumlah Likes Gratis
bp tapera
Gaji ASN dan Swasta Dipotong 3% untuk BP Tapera, Apa Manfaatnya?
Rembug Bedas, program prioritas bupati bandung
Bupati Bandung Paparkan 13 Program Prioritas, di Antaranya BPJS Kesehatan
Berita Lainnya

1

Daftar Pajak Isuzu Panther, Semua Tipe Lengkap!

2

Berapa Bayaran Avenged Sevenfold Sekali Manggung?

3

Tagar All Eyes on Rafah Trending, Ini Penyebabnya!

4

bank bjb Umumkan Pemenang bjbpreneur 2024 dalam Momen HUT 63

5

Daftar Pajak Kijang Diesel, Semua Tipe Lengkap!
Headline
nembak SIM (1)
Bakal Tak Ada Celah Nembak SIM Lagi, Ini Strategi dari Polisi
SIM C1
Polri Resmi Terbitkan SIM C1 untuk Pengendara Motor 250-500cc
Tolak RUU Penyiaran
Ratusan Jurnalis Bandung Demo di DPRD Jabar, Tolak RUU Penyiaran
UKT PTN 2024
Kenaikan UKT Dibatalkan! PTN Harus Kembalikan Kelebihan Pembayaran