DPW PKS Jabar Sodorkan Balai Lapangan Kerja Bersertifikasi, Siap Hadapi Tantangan

Ketua DPW PKS Jawa Barat, Haru Suandharu. (Foto: Dok. PKS)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID: DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Barat (jabar) membuka jalan komunikasi secara langsung terhadap warga Kota Bandung. Sasarannya kali ini adalah generasi Milenial dan Zilenial.

Ketua DPW PKS Jawa Barat, Haru Suandharu menyampaikan forum PKS Menjawab muncul dari anak muda PKS yaitu, Garuda Keadilan Jawa Barat.

Kegiatan tersebut jadi jembatan untuk komunikasi PKS bersama warga Kota Bandung.

BACA JUGA: Pesan Ketua DPW PKS Jabar Minta Anak Muda Tak Apatis Terhadap Politik

“Aktornya merupakan para wakil PKS yang menjawab pertanyaan dari para kaum muda. Animonya sangat tinggi acara tadi mencapai 200 orang,” ungkap Haru Suandharu, Senin (22/1/2024).

Pria yang akrab disapa Kang Haru ini menilai, interaktifnya kepada para peserta yang hadir menunjukkan anak muda memiliki ketertarikan kepada dunia politik. Apalagi tentang isu politik, sosial sampai dengan isu lingkungan.

“Mereka nanya tidak tanggung-tanggung, bebas tidak ada settingan. Ini satu kebanggaan kalau buat saya. Mereka menggali bahkan menguji. Maksudnya pangan murah, sehat mudah, kerja gampang itu seperti apa,” jelasnya.

Kang Haru juga mengatakan, kegiatan tersebut untuk membangun pemahaman pemilih pemula supaya tidak memilih untuk golput. Termasuk untuk memaksimalkan komunikasi kepada para pemilih pemula sebanyak 54 persen di Pemilu 2024.

“Insyaallah kita akan terus dorong dan inisiatif mereka akan difasilitasi,” jelas Haru.

Kata dia, generasi muda dibayangi oleh lapangan pekerjaan yang sekarang semakin terbatas dan sangat sulit didapatkan. Jadi Kang Haru memberikan penawaran, satu diantaranya adalah program Balai Kerja. Gunanya untuk mempersiapkan dan memfasilitasi terhadap mereka yang sedang mencari kerja supaya bisa siap menghadapi tantangan dalam dunia kerja.

“Mereka mempertanyakan konsep PKS seperti apa. Saya pun sampaikan bahwa PKS tentu ke depan, kita mengusulkan ada yang namanya balai lapangan kerja di setiap kota kabupaten.

BACA JUGA: Ketua DPW PKS Jabar Minta Pemerintah Beri Pendidikan Berkualitas: Beasiswa Banyak Diperlukan

Supaya mereka bisa melatih diri walaupun mereka sudah sarjana. Tapi ketika mereka kuliah dan kebutuhan lapangan pekerjaannya tidak cocok, itu jembatannya yaitu tadi balai lapangan kerja. Dan tentunya bersertifikasi. Jadi mereka bisa kerja di Bandung, di luar Jawa Barat, bahkan di luar negeri,” beber Ketua DPW PKS Jabar itu.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

5

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun