DPRD Kota Bandung Turun ke Lapangan: Prioritaskan Pengangguran, Ekonomi Rakyat, dan Penataan Kota

DPRD Kota Bandung Turun ke Lapangan: Prioritaskan Pengangguran, Ekonomi Rakyat, dan Penataan Kota
Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi saat rapat Forkopimda. (dok. Humas Pemkot Bandung)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — DPRD Kota Bandung menegaskan komitmennya untuk lebih hadir di tengah masyarakat, dengan fokus pada tiga isu utama yakni pengangguran, ekonomi kerakyatan, dan penataan kawasan kota. Mulai hari ini, DPRD akan memperkuat komunikasi langsung dengan warga melalui kerja sama intensif bersama camat dan aparat kewilayahan.

Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi, menyatakan kehadiran parlemen bukan hanya dalam bentuk legislasi dan pengawasan, tetapi juga turun langsung untuk menyerap aspirasi dan menjelaskan arah kebijakan pemerintah kota.

“Mulai besok, kami akan aktif mendatangi masyarakat. DPRD bersama jajaran kewilayahan akan menyampaikan program-program pemerintah sekaligus mendengar langsung kebutuhan warga,” kata Asep usai pertemuan Forkopimda di Balai Kota Bandung, Minggu (31/8/2025) malam.

Baca Juga:

Demo Bandung Memanas, Massa Bakar Rumah Dekat DPRD Jabar 

Soal Polemik Bendera One Piece, Anggota DPRD Jabar: Kritik Harus Dibuktikan dengan Aksi

Tiga Fokus Utama DPRD antara lain:

Menurunkan Pengangguran:

DPRD mendukung program pelatihan kerja, pemberdayaan UMKM, serta membuka ruang kolaborasi dengan dunia usaha untuk menyerap tenaga kerja lokal.

Mendorong Ekonomi Kerakyatan:

Melalui penguatan investasi, fasilitasi akses pasar bagi produk lokal, serta menciptakan iklim usaha yang lebih inklusif dan berpihak pada pelaku usaha kecil dan menengah.

Menata Kawasan Kota:

Fokus pada perbaikan tata ruang, pengurangan kawasan kumuh, dan pengembangan ruang publik yang ramah dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

Asep menegaskan keterlibatan aktif DPRD di lapangan bukan sekadar formalitas, tetapi bagian dari upaya membangun kepercayaan publik dan menjaga stabilitas sosial.

“Kami ingin masyarakat tahu dan paham ke mana arah kebijakan kota ini. Dengan komunikasi yang terbuka, sinergi antara pemerintah dan warga akan lebih kuat,” ucapnya.

Pihaknya berharap dengan adanya langkah tersebut bisa menjadi jembatan antara kebijakan pemerintah dan kebutuhan masyarakat, serta membawa solusi konkret terhadap berbagai tantangan yang dihadapi Kota Bandung saat ini. (Kyy/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

4

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

5

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
Headline
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial
IMG-20260723-WA0002
DPRD Kota Bekasi Percepat Pembahasan Raperda Pencegahan Penyimpangan Seksual
IMG-20260723-WA0001
Abdul Muin Serap Aspirasi Warga, Banjir hingga Kesempatan Kerja Jadi Perhatian