Dony Ahmad Munir Terima KTA Gerindra, Perkuat Arah Politik Pembangunan Kabupaten Sumedang

Penyerahan kartu tanda anggota (KTA) oleh Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, Sugiono, pada Jumat malam (13/2/2026). (Foto: Dok.Antara)
-

Tidak ada video disisipkan.

SUMEDANG, TEROPONGMEDIA.ID – Keputusan Bupati Kabupaten Sumedang Dony Ahmad Munir bergabung dengan Partai Gerindra bukan sekadar langkah politik formal, melainkan dinilai sebagai pilihan ideologis yang berangkat dari kesamaan visi kepemimpinan dan arah perjuangan.

Dony mengungkapkan, salah satu alasan utama dirinya memilih Gerindra adalah ketokohan Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra. Ia menilai Prabowo sebagai figur pemimpin yang visioner, tegas, berpikir jauh ke depan, serta memiliki etos kerja tinggi dalam membangun bangsa.

“Saya melihat sosok Bapak Prabowo sebagai pemimpin yang pekerja keras, penuh ketegasan, dan memiliki kesungguhan hati membangun negara yang kita cintai ini,” ujar Dony dalam keterangan tertulis, Sabtu (14/2/2026).

Dengan resmi menjadi kader Gerindra, Dony berharap dukungan partai dapat memperkuat langkah-langkah pengabdian dan kontribusinya bagi masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Sumedang.

Proses resmi bergabungnya Dony ditandai dengan penyerahan kartu tanda anggota (KTA) oleh Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, Sugiono, pada Jumat malam (13/2/2026). Sugiono menegaskan bahwa pemberian KTA tersebut merupakan bentuk pengesahan keanggotaan Dony sebagai kader Gerindra.

Baca Juga:

Kata BMKG Pemicu Gempa yang Guncang Kabupaten Sumedang

Dalam kesempatan itu, Sugiono menyampaikan apresiasi atas keputusan Dony bergabung, seraya berharap langkah tersebut membawa dampak konkret bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat Sumedang.

“Dengan bergabungnya Pak Dony ke Partai Gerindra, pembangunan, kesejahteraan, dan kemakmuran masyarakat di kabupaten ini semakin meningkat. Kesejahteraan akan lebih baik bagi seluruh warga Kabupaten Sumedang,” ujarnya.

Sugiono juga menekankan filosofi politik Gerindra sebagai “jalan perjuangan”, bukan sekadar kendaraan kekuasaan. Menurutnya, Gerindra memandang politik sebagai ruang pengabdian untuk membela masyarakat kecil, kelompok lemah, dan mereka yang termarjinalkan.

“Kader Gerindra bukan politisi dalam arti sempit, tetapi pejuang yang terjun ke kancah politik. Demokrasi adalah jalan yang kita pilih untuk membela kaum lemah, kaum miskin, dan kaum tertindas,” tegasnya.

Bergabungnya Dony Ahmad Munir ke Gerindra dinilai sebagai penguatan sinergi antara kepemimpinan daerah dan arah politik nasional, sekaligus membuka babak baru konsolidasi politik di Jawa Barat, khususnya di Sumedang.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

3

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

4

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

5

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City