Dokter: Balita di Sukabumi Meninggal Karena Sepsis, Bukan Cacingan

balita cacingan meninggal di sukabumi
(pixabay)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Kematian balita asal Sukabumi, Jawa Barat, Raya meninggalkan pilu. Kabar terbaru menyebutkan bahwa Raya meninggal dunia karena sepsis, bukan cacingan sebagaimana yang ramai diperbincangkan sebelumnya.

Ketua Kolegium Parasitologi Klinik Profesor Agnes Kurniawan menegaskan, kematian Raya tidak disebabkan oleh cacing gelang (Ascaris lumbricoides), melainkan oleh kondisi medis berat yang sudah diderita sebelumnya.

“Penyebab kematian [Raya] bukan cacing. Pasien sudah masuk rumah sakit dalam kondisi kesadaran menurun. Albendazole [obat cacing] tidak langsung membunuh cacing, tapi memicu [cacing] migrasi keluar tubuh,” ujar Agnes, melansir laman Kemenkes RI, Selasa (26/8/2025).

Hasil pemeriksaan foto abdomen pada tubuh Raya, lanjut Agnes, tidak menunjukkan adanya obstruksi atau sumbatan pada usus yang dapat menyebabkan peritonitis atau radang selaput usus.

Hal senada juga disampaikan oleh dokter spesialis anak, Profesor Anggraini. Ia mengatakan, hasil pemeriksaan menemukan infeksi di susunan saraf pusat dan sepsis.

Anggraini juga mengatakan, cacing dewasa tidak bisa masuk ke otak, paru, dan jantung karena ukurannya yang besar.

“Larva cacing gelang memang memiliki siklus hidup melalui pembuluh darah dan saluran napas yang kadang menyebabkan gangguan napas, namun tidak menyebabkan kematian,” tambah dia.

Sepsis merupakan komplikasi akut dari infeksi yang parah. Sepsis termasuk kondisi darurat medis yang bisa mengancam jiwa.

Melansir Cleveland Clinic, sepsis adalah reaksi tubuh yang berlebihan terhadap infeksi. Pada kondisi ini, sistem kekebalan tubuh berhenti melawan infeksi dan mulai merusak jaringan serta organ tubuh yang sehat, hingga menyebabkan peradangan yang meluas.

Di saat yang sama, reaksi dalam sistem pembekuan darah dapat memicu terbentuknya gumpalan di pembuluh darah. Hal ini mengurangi aliran darah ke berbagai organ dan menyebabkan kerusakan serius.

Sepsis bisa terjadi pada siapa saja. Sepsis juga bisa terjadi karena infeksi apa pun, utamanya yang disebabkan bakteri.

Baca Juga:

Pahami! Ini Ciri-ciri Cacingan Pada Orang Dewasa

Kasus Balita Meninggal di Sukabumi, Mengapa Cacingan Pada Anak Bisa Fatal?

Namun demikian, tak dijelaskan pasti jenis infeksi yang sampai memicu sepsis pada Raya. Hanya saja, berdasarkan laporan tim medis, ditemukan beberapa infeksi aktif dalam tubuh Raya, yakni TBC paru, pneumonia, dan radang selaput otak atau meningitis.

Tim medis juga menemukan cacing gelang dewasa dalam jumlah banyak di tubuh Raya. Cacing yang masuk ke dalam tubuh juga sebenarnya bisa memicu infeksi.

Diberitakan sebelumnya, balita bernama Raya asal Sukabumi, Jawa Barat meninggal dunia usai tubuhnya dipenuhi cacing pada Senin (21/7/2025).

Raya telah menjalani perawatan intensif selama sembilan hari sejak 13 Juli 2025. Pasien datang ke instalasi gawat darurat (IGD) dalam kondisi penurunan kesadaran.

(Anisa Kholifatul Jannah)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Spanyol
Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
SPMB Kota Bandung
Pendaftaran SPMB Kota Bandung Jenjang SD dan SMP Tahap 1 2026 Dibuka
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Berita Lainnya

1

Jembatan Cirahong, Satu-satunya Jembatan Susun di Indonesia

2

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri