Dishub Kota Bandung Larang Klakson Telolet Dipasang pada Bus Armada Mudik

Klakson Telolet bus mudik
Plt Kepala Dishub, Kota Bandung Asep Kuswara. (Rizky/Teropongmedia)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung melarang penggunaan klakson telolet pada bus armada mudik Lebaran 2024.

Plt Kepala Dishub, Kota Bandung Asep Kuswara mengatakan, penggunaan klakson telolet berpotensi mengganggu sistem pengereman.

“Jadi telolet itu adalah tidak boleh karena apa, untuk menjadi powernya itu dari angin. Sementara angin itu dipakai untuk menggerakkan sistem rem,” kata  Asep Kuswara, Kamis (4/4/2024).

Asep mengatakan, suara klakson telolet pun melebihi ambang batas maksimal suara klakson. Ia memastikan bahwa penggunaan klakson telolet pada bus di Kota Bandung dilarang termasuk bus pariwisata.

Menurutnya pengecekan terhadap bus pariwisata dilakukan di tempat pengujian. Apabila tetap ditemukan membandel maka akan ditertibkan.

Ia juga menyebut, pihaknya melakukan ramp check rutin kepada bus-bus di terminal Cicaheum selama arus mudik dan balik berlangsung. Total terdapat 700 armada yang masuk ke Terminal Cicaheum.

BACA JUGA: Pj Wali Kota Bandung Imbau Masyarakat Teliti Sebelum Pergi Mudik

Tak hanya itu, kata Asep, pengujian terhadap bus-bus akan dilakukan di tiap terminal di seluruh Indonesia. Asep menambahkan puncak arus mudik diperkirakan bakal terjadi pada H-4 dan H-3 Lebaran 1445 Hijirah.

Sedangkan, Penjabat Wali Kota Bandung Bambang Tirtoyuliono melarang aparatur sipil negara (ASN) memakai mobil dinas untuk mudik Lebaran 1445 Hijriah.
Apabila didapati ASN tetap membandel menggunakan mobil dinas untuk mudik maka akan dikenakan sanksi.

“Saya sudah mengimbau tadi pagi kepada teman-teman jajaran untuk tidak digunakan buat mudik lebaran. Jadi sudah kita mintakan,” katanya.

Bambang menegaskan, jika ditemukan ASN yang membandel akan dikenakan sanksi sesuai peraturan yang berlaku.

“Ya tentunya ada sanksi itu sudah diatur semuanya,” imbuhnya.

 

(Rizky Iman/Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024

5

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun