Dihujam Kecaman, Nessie Judge Unggah Video Permintaan Maaf Tampilkan Foto Junko Furuta

Nessie Judge
YouTuber Nessie Judge menyampaikan permintaan maaf tebuka. (YouTube/ Nessie Judge)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — YouTuber dan kreator konten, Nessie Judge akhirnya muncul dan smenyampaikan permintaan maaf secara terbuka terkait penggunaan foto mendiang Junko Furuta yang menjadi sorotan tajam publik, melalui video bertajuk “My Sincere Apology” atau “Permohonan Maaf” yang diunggah di kanal YouTube-nya, Minggu (9/11/2025).

Nessie mengakui kesalahan dan menyesali penggunaan foto mendiang Junko Furuta yang merupakan korban penyiksaan tragedi yang terjadi di Jepang pada tahun 1989, dalam salah satu konten bertema Halloween miliknya.

Perempuan kelahiran Surakarta, 30 Oktober 1993 ini mendapat hujan kritik dari netizen Indonesia dan Jepang setelah video kolaborasinya dengan grup idol K-Pop NCT Dream dinilai tidak pantas. Dalam video tersebut, tampak foto hitam putih seorang perempuan dengan mata tertutup yang kemudian diketahui merupakan potret Junko Furuta.

Membungkuk dan Minta Maaf

Dalam video berdurasi sekitar 8 menit itu, Nessie tampil sederhana, tanpa riasan, dan berbicara dengan suara bergetar. Ia tampak membungkuk sebagai bentuk penyesalan yang mendalam.

“Halo semua, saya Nessie. Saya ingin menyampaikan permintaan maaf yang sebesar-besarnya atas apa yang muncul di video saya baru-baru ini dan juga atas tanggapan saya setelahnya,” ucapnya dengan nada lirih.

Nessie mengakui bahwa tindakan menampilkan foto korban nyata dalam konteks hiburan Halloween adalah sebuah kesalahan besar.

“Saya menyadari permintaan maaf saya sebelumnya belum sepenuhnya menenangkan atau mewakili rasa sakit yang ditimbulkan. Menggunakan foto korban nyata bukanlah cara yang tepat untuk menyoroti isu penting — justru menimbulkan lebih banyak rasa sakit daripada penghormatan,” tutur Nessie.

Ia juga menjelaskan bahwa konten tersebut sudah dihapus sepenuhnya dari kanalnya, dan dirinya berkomitmen untuk lebih berhati-hati dalam mengelola konten di masa depan.

Penyesalan Mendalam untuk Korban dan Publik Jepang

Dalam pernyataannya, Nessie menegaskan tidak pernah berniat menghina atau membuka luka lama masyarakat Jepang.

“Kepada semua orang di Jepang, kepada keluarga korban, dan kepada semua yang merasa kecewa di Indonesia, saya menyampaikan permintaan maaf yang tulus dari lubuk hati yang paling dalam,” ujarnya.

Nessie juga berjanji untuk terus belajar menjadi kreator yang lebih sensitif dan berempati, terutama dalam mengangkat kisah nyata atau tragedi kemanusiaan.

“Saya akan belajar bagaimana menceritakan kisah dengan lebih berempati, penuh rasa hormat, dan pengertian,” tambahnya.

Baca Juga:

Nessie Judge Dihujat Netizen Jepang Gegara Pakai Foto Junko Furuta untuk Properti Konten

Reaksi Netizen: Dari Kritik Tajam hingga Seruan Damai

Usai video permintaan maaf itu diunggah, kolom komentar Nessie dibanjiri beragam tanggapan. Banyak netizen Indonesia maupun Jepang yang justru memberikan dukungan dan pengertian setelah melihat ketulusan permintaan maaf tersebut.

“Ka Nes, jadikan ini sebagai pembelajaran untuk ke depannya. Semoga bisa lebih berhati-hati dan terus berkarya dengan positif,” tulis salah satu netizen asal Indonesia.

Sementara seorang warganet asal Jepang juga menyampaikan empati. “Saya orang Jepang, dan saya ingin mengatakan bahwa permintaan maafnya sudah cukup. Kita mungkin terlalu keras dalam menanggapi. Kadang netizen Jepang bisa bertindak terlalu jauh,” komentarnya.

Pernyataan itu menjadi salah satu dari ribuan komentar yang mengalir dengan nada lebih damai. Banyak yang menilai bahwa langkah Nessie untuk mengakui kesalahan dan meminta maaf secara terbuka adalah bentuk tanggung jawab yang seharusnya ditiru oleh publik figur lain.

Kilas Balik Kontroversi

Konten bertema Halloween yang diunggah pada 2 November 2025 itu awalnya dimaksudkan sebagai konten ringan dengan konsep talk show bersama NCT Dream. Namun dekorasi studio memperlihatkan foto mendiang Junko Furuta yang tanpa disadari menimbulkan ketersinggungan publik.

Kasus ini pun menjadi viral di media sosial, terutama di Jepang, karena dianggap menodai ingatan terhadap korban kekerasan. Seiring meningkatnya kritik, Nessie akhirnya menarik video tersebut dan merilis pernyataan resmi untuk meredam polemik.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

3

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

4

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

5

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City