Dibalik Pembunuhan Kacab Bank: Skandal Bobol Rekening Dormant Rp204 Miliar Terungkap

Skandal Bobol Rekening Dormant Rp204 Miliar Terungkap
Konferensi pers Bareskrim mengungkap sindikap pembobol rekening dormant bank senilai Rp 204 miliar melibatkan karyawan dan pembunuh kacab bank di Jakarta, Kamis (25/9/2025) (Ist)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKATA,TEROPONGMEDIA.ID — Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri berhasil mengungkap sindikat pembobol rekening bank hingga Rp 204 miliar melibatkan sembilan tersangka. Mereka termasuk karyawan bank, serta komplotan pelaku kasus penculikan dan pembunuhan kepala cabang (kacab) sebuah bank BUMN Cempaka Putih M Ilham Pradipta (37).

Sindikat Target Rekening Dormant

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Helfi Assegaf menjelaskan sindikat itu beraksi dengan menargetkan rekening dormant atau rekening tak aktif. Dana nasabah dipindahkan di luar jam operasional bank untuk menghindari sistem deteksi.

“Para pelaku mengaku sebagai Satgas Perampasan Aset dan memaksa kepala cabang menyerahkan user ID aplikasi core banking system. Apabila menolak, keselamatan keluarga terancam,” ujar Helfi dalam konferensi pers di Aula Gedung Awaloedin Djamin Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Kamis (25/9/2025).

Modus dilakukan dalam 17 menit

Hefi menuturkan modus tersebut dilakukan akhir Juni 2025. Dalam kurun 17 menit, para pelaku memindahkan dana Rp 204 miliar ke lima rekening penampungan melalui 42 transaksi. Transaksi mencurigakan itu kemudian dilaporkan pihak bank kepada Bareskrim dan ditindaklanjuti dengan analisis PPATK.

Baca Juga:

15 Tersangka Kasus Pembunuhan Kacab Bank BRI Berhasil Ditangkap!

4 Orang Diduga Aktor Intelektual Penculikan dan Pembunuhan Kacab Bank Jadi Tersangka

“Kerja cepat dan dukungan PPATK berhasil memulihkan serta mengamankan seluruh dana yang ditransaksikan secara ilegal,” tambahnya.

Sembilan dari Tiga Kelompok jadi Tersangka

Polisi menetapkan sembilan tersangka dari tiga kelompok berbeda. Dari internal bank, yakni AP (50) selaku kepala cabang pembantu dan GRH (43) selaku consumer relations manager. Dari kelompok eksekutor, yakni C (41) sebagai aktor utama, DR (44) sebagai konsultan hukum, NAT (36) eks pegawai bank, R (51) sebagai mediator, dan TT (38) sebagai fasilitator keuangan ilegal. Sedangkan dari kelompok pencucian uang, DH (39) dan IS (60) ditetapkan sebagai tersangka.

Selain itu, dua tersangka, yakni C dan DH, juga diketahui terlibat dalam kasus penculikan Ilham Pradipta yang saat ini ditangani Polda Metro Jaya. Polisi memastikan keterkaitan keduanya dalam dua jaringan kejahatan terorganisir tersebut. (usamah kustiawan)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

2

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

3

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

4

5

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City