Chris Eubank Jr. Didenda 100.000 Poundsterling Usai Lempar Telur ke Conor Benn

(Foto: MMA)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Petinju Inggris, Chris Eubank Jr., dijatuhi denda sebesar 100.000 poundsterling setelah melempar telur ke wajah rivalnya, Conor Benn, dalam sebuah acara media dua pekan lalu.

Dewan Pengawas Tinju Inggris mengumumkan keputusan tersebut pada Selasa (11/3/2025), menyatakan bahwa Eubank Jr. melanggar Peraturan 25 terkait perilaku buruk dalam konferensi pers di Manchester.

Insiden ini terjadi saat kedua petinju menghadiri acara promosi pertarungan kelas menengah yang dijadwalkan berlangsung pada 26 April di Tottenham Hotspur Stadium.

Dalam momen yang mengejutkan, Eubank Jr. (35) merogoh saku, mengeluarkan sebutir telur, dan melemparkannya ke sisi kanan wajah Benn. Petugas keamanan segera turun tangan untuk memisahkan keduanya.

Latar Belakang Rivalitas

Rivalitas antara Eubank Jr. dan Benn memiliki sejarah panjang, mengingat ayah mereka, Nigel Benn dan Chris Eubank Sr., pernah bertarung dua kali lebih dari 30 tahun lalu dalam salah satu duel tinju paling terkenal di Inggris.

Persaingan antara kedua petinju ini semakin memanas setelah pertarungan mereka yang seharusnya digelar pada Oktober 2022 batal terlaksana.

Saat itu, Benn (28) dinyatakan positif Clomiphene, zat terlarang yang dapat meningkatkan kadar testosteron. Namun, ia kemudian berargumen bahwa kadar tinggi Clomiphene dalam tubuhnya disebabkan oleh konsumsi telur dalam jumlah besar.

Pada Februari 2023, WBC menyatakan bahwa tidak ada bukti Benn secara sengaja menggunakan zat terlarang dan menerima penjelasannya terkait konsumsi telur. Keputusan ini memungkinkan Benn kembali bertanding, tetapi kontroversi tetap mengiringinya.

BACA JUGA: 

Floyd Mayweather Tak Tersentuh, Rekor 50-0 Sulit Dikejar Para Petinju Era Kini

Jadwal Tinju Dunia: Mike Tyson Melawan Petinju Amatir Jake Paul

Ketegangan di Konferensi Pers

Konferensi pers jelang duel April mendatang berlangsung panas, dengan kedua petarung dan promotor mereka, Ben Shalom serta Eddie Hearn, saling melontarkan kata-kata pedas.

“Chris bisa mengatakan apa saja, tapi bahkan ayahnya sendiri tidak menyukainya. Anda bahkan tidak bisa membayarnya untuk duduk di pojokannya,” ujar Benn dalam konferensi tersebut.

Selain persaingan pribadi, pertarungan ini juga menghadapi tantangan teknis, mengingat Benn biasanya bertarung di kelas welter, sementara Eubank Jr. berlaga di kelas menengah super. Duel mereka akan berlangsung dengan batas berat 160 pound, dengan klausul rehidrasi maksimal 170 pound pada hari pertandingan.

Dengan ketegangan yang semakin meningkat, pertarungan Eubank Jr. vs Benn dipastikan menjadi salah satu duel tinju paling dinanti tahun ini.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

2

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City