Cerita 1001 Malam: Kisah Abu Nawas Buat Raja Jadi Pengemis, Kok Bisa?

Kisah Abu Nawas
Ilustrasi (Pinterest)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Abu Nawas dengan kecerdasannya bisa menyelesaikan berbagai masalah dengan cara yang unik. Sebuah kisah menceritakan Abu Nawas buat raja jadi pengemis hanya untuk menyadarkan seorang saudagar kaya yang pelit dan kikir.

Suatu hari Raja Harun Al Rasyid sedang kebingungan dan memiliki masalah yang mengganggu pikirannya. Raja baru mendapat laporan bahwa ada seorang saudagar kaya yang sangat pelit dan kikir.

Saudagar kaya itu tidak pernah mau mengeluarkan zakat. Warga pun melaporkan bahwa sang saudagar tidak pernah sekalipun memberikan bantuan meski tetanganya sedang kelaparan.

Para warga sekitar pun banyak yang membencinya karena sifatnya yang pelit. Bahkan pengemis pun ogah untuk mengemis di depan rumahnya.

Mendengar laporan ini, Raja sedang memikirkan bagaimana mengatasi masalah itu dengan bijak. Ia pun memanggil Abu Nawas untuk datang ke istana.

“Ada apa tuan memanggil ku kemari” ucap Abu Nawas yang langganan dipanggil oleh sang raja.

“Aku sedang memikirkan cara untuk menyadarkan seorang saudagar kaya yang sangat pelit” kata sang raja. “Dia bahkan tidak mau membayar zakatnya, apalagi mengeluarkan sedekah untuk membantu warga lainnya yang kesusahan” tambah sang raja.

“Mengapa paduka tidak memasukannya ke penjara saja? Bukan kah dia akan kapok?” kata Abu Nawas.

“Aku bisa saja melakukan nya” ucap sang raja, “tapi aku ingin membuatnya sadar” kata sang raja.

Abu Nawas pun terheran, mengapa tidak langsung dimasukan penjara saja. Kan tidak perlu repot-repot berpikir memutar otak.

Tapi apa daya, keputusan raja sudah bulat, Abu Nawas pun mulai mencari cara. “Baiklah, aku tahu caranya, namun syaratnya paduka harus ikut aku besok pagi” kata Abu Nawas.

Keesokan paginya Abu Nawas menghadap raja sambil membawa baju lusuh yang sudah compang camping.

“Pakailah ini paduka raja” kata Abu Nawas.

“Untuk apa ini Abu Nawas? Kau ingin mengejekku?” sang raja sedikit marah.

“Bukan begitu, paduka, ikutilah saranku ini. kita akan berpura-pura menjadi pengemis untuk menyadarkan orang itu” kata Abu Nawas.  

“Jadi aku harus menggunakan baju itu? Apakah tidak ada cara lain?” tanya sang raja.

“Tidak raja, ini adalah satu satunya cara” kata Abu Nawas.

Menjadi Pengemis

Sang raja pun menuruti permintaan Abu Nawas dengan terpaksa. Dengan berpakaian compang camping, Abu Nawas dan raja pun mengemis di depan rumah sang saudagar kikir.

Setelah beberapa waktu, sang saudagar itu pun keluar dari rumah nya dan melihat dua orang pengemis yang sebenarnya adalah Abu Nawas dan sang raja.

“Wahai tuan berilah kami sedekah” kata Abu Nawas sambil memelas dan menyenggol sang raja untuk ikut pura pura memelas. “iya tuan kami butuh uang” kata sang raja.

“Tidak ada, aku tidak punya uang” kata sang saudagar kaya dengan ketus.

“Apakah tuan punya makanan? kami minta sedikit saja makanan, kami sangat kelaparan” kata Abu Nawas.

“Tidak ada, aku juga tidak punya makanan” kata sang saudagar, mulai agak kesal.

“Kalau begitu kami minta air saja tuan” kata Abu Nawas sambil bersimpuh di kaki sang saudagar.

Sang saudagar pun menjawab dengan kesal, “Sudah ku bilang aku tidak punya apa apa, sekarang kalian pergi dari sini”.

Sang raja yang menyaksikan betapa pelitnya saudagar itu merasa pesimis dan tidak yakin dapat menyadarkan nya.

BACA JUGA:

Cerita 1001 Malam: Kisah Abu Nawas Melihat Surga Dibalik Topinya, Apakah Real?

Cerita 1001 Malam: Kisah Abu Nawas Temukan Pencuri dengan Sebatang Tongkat

Sang saudagar itu pun akan mengusir Abu Nawas dan sang raja yang sedang menyamar jadi pengemis. Namun sebelum pergi Abu Nawas mengeluarkan perkataan yang membuat raja dan saudagar pelit itu terkejut.

“Kasihan sekali tuan. Jika tuan tidak memiliki apa apa, mengapa tidak ikut mengemis saja bersama kami” ajak Abu Nawas.

Sang raja terkejut dengan perkataan itu. Begitu halnya dengan sang saudagar, ia tampak bengong saking terkejutnya.

Tak lama kemudian sang saudagar pun menangis. Saudagar pelit itu teringat akan masa lalu nya yang hidup sulit.

Sebelum menjadi kaya seperti sekarang, saudagar pelit itu adalah orang yang dermawan. Dia tidak pernah melewati untuk membayar zakat. Saat ia tidak punya banyak uang, ia selalu berusaha bersedekah dengan uang yang ia miliki.

Namun uang telah merubah segalanya. Kini sang saudagar pun tertunduk malu dan menyadari dirinya yang menjadi kikir.

“Jadi apakah tuan mau menjadi orang miskin atau kaya?” tanya Abu Nawas.

“Jika ingin menjadi orang kaya, maka bayarlah zakat dan bersedekah lah. Jika ingin menjadi orang miskin, ikutlah mengemis Bersama kami” kata Abu Nawas.

Sang saudagar pun tersadar. Ia berjanji akan menjadi orang yang dermawan, membayar zakat nya, dan banyak bersedekah. Akhirnya sang raja dan Abu Nawas pun pulang dengan berhasil menyadarkan saudagar kaya yang pelit.

(Raidi/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
SPMB Kota Bandung
Pendaftaran SPMB Kota Bandung Jenjang SD dan SMP Tahap 1 2026 Dibuka
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
Berita Lainnya

1

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

2

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors

3

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

4

5

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden
Headline
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri