CEK FAKTA: Gubernur Riau Abdul Wahid Minta KPK Periksa Jokowi karena Suap Rp18 Miliar

Gubernur Riau
Gubernur Riau (Instagram/@wahid_simbar)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Media sosial kembali dihebohkan dengan unggahan yang mengaitkan nama Gubernur Riau, Abdul Wahid, dan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).

Dalam unggahan yang beredar di Facebook, disebutkan bahwa Abdul Wahid meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memeriksa Jokowi karena dugaan menerima uang suap sebesar Rp18 miliar.

Namun, benarkah kabar tersebut? Mari kita telusuri faktanya.

Klaim yang Beredar

Unggahan viral itu menampilkan tangkapan layar seolah-olah berasal dari sebuah media berita. Judulnya cukup sensasional:

“Gubernur Riau Abdul Wahid Meminta Kepada KPK Periksa Joko Widodo, Beliau Banyak Menerima Uang Suap Dari Saya 18 Milyar, Saya Punya Cek Transferannya.”

Di bawah tangkapan layar itu juga terdapat narasi tambahan yang berbunyi:

“Setiap yang ketangkap KPK kok pada transfer ke Mulyono ya…”

Sekilas, unggahan tersebut tampak seperti cuplikan berita resmi, lengkap dengan format layaknya artikel dari media nasional. Namun, setelah ditelusuri, isi unggahan itu ternyata tidak pernah diterbitkan oleh media mana pun.

Baca Juga: 

CEK FAKTA: Video Warren Buffett yang Ramai di Youtube

CEK FAKTA: KPK Periksa Puan Maharani Tengah Malam Bersama Petinggi PDIP

Hasil Penelusuran

Berdasarkan pemeriksaan tim Cek Fakta, tidak ditemukan artikel dengan judul seperti yang tercantum dalam unggahan tersebut. Gambar yang beredar ternyata merupakan hasil suntingan atau manipulasi dari artikel asli milik Kantor Berita Antara.

Artikel aslinya berjudul:

“KPK Dalami Aliran Duit Pemerasan Rp2 Miliar yang Disimpan Orang Kepercayaan Gubernur Riau Abdul Wahid.”

Dalam artikel asli itu, KPK menjelaskan sedang mendalami dugaan aliran dana hasil pemerasan terkait kasus korupsi proyek pembangunan jalan dan jembatan di Riau tahun anggaran 2025.

Disebutkan pula bahwa KPK menelusuri kemungkinan aliran dana sebesar Rp7 miliar yang dikaitkan dengan partai politik tertentu, namun tidak ada satu pun pernyataan yang menyebut Abdul Wahid menuduh Jokowi menerima suap atau meminta KPK memeriksanya.

Dengan kata lain, judul yang beredar di Facebook adalah palsu dan telah dimodifikasi untuk menyesatkan pembaca.

Klaim bahwa Gubernur Riau Abdul Wahid meminta KPK memeriksa Jokowi karena menerima uang suap Rp18 miliar adalah tidak benar alias hoaks.

Tangkapan layar yang beredar merupakan hasil manipulasi digital dari berita asli yang isinya sama sekali tidak menyebut nama Jokowi.

(Hafidah Rismayanti/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

4

5

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City