BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Ian Watkins, mantan vokalis band rock asal Wales, Lostprophets, ditemukan tewas di dalam sel penjara HMP Wakefield, Inggris, pada Jumat (11/10/2025).
Ian Watkins menjalani hukuman seumur hidup sejak 2013 atas serangkaian kejahatan serius yang mengguncang dunia musik internasional.
Menurut laporan yang dikonfirmasi oleh otoritas penjara Inggris, Watkins meninggal dunia setelah diduga mengalami serangan dari sesama narapidana. Insiden itu terjadi di area berpengamanan tinggi.
Pihak Kepolisian West Yorkshire menyampaikan bahwa petugas sempat memberikan pertolongan medis di lokasi, namun Watkins dinyatakan meninggal tak lama kemudian.
Penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan kronologi dan penyebab pasti kejadian tersebut.
Catatan Kejahatan Watkins
Band Lostprophets mencapai puncak popularitasnya pada awal 2000-an dengan lagu-lagu seperti Last Train Home dan Rooftops (A Liberation Broadcast).
Gaya musik yang enerjik dan penampilan karismatik Watkins membuat band ini dikenal luas di dunia rock alternatif.
Namun, kejayaan itu runtuh ketika pada 2013 Watkins divonis bersalah atas sejumlah pelanggaran berat terkait kejahatan seksual terhadap anak, termasuk kepemilikan materi pornografi anak.
Sejak vonis tersebut, Lostprophets resmi bubar, dan para mantan anggotanya kemudian membentuk grup baru bernama No Devotion.
Kabar meninggalnya Watkins memicu berbagai reaksi dari publik. Banyak pihak mengungkapkan keterkejutan atas berita tersebut, sementara sebagian lainnya mengenang masa kejayaan band yang sempat memengaruhi generasi musik 2000-an.
Ungkapan duka dan refleksi tentang perjalanan Lostprophets pun kembali muncul di berbagai kanal, menandai betapa kuatnya pengaruh band ini di masa lalu.
BACA JUGA
Daftar Artis Terdampak Banjir Bali, Dari Nana Mirdad hingga Patricia Gouw
Profil Vokalis Harum Manis Sulthon Kamil yang Diduga Pedofilia
Pihak berwenang hingga kini belum mengumumkan hasil resmi penyelidikan, termasuk apakah insiden itu berkaitan dengan konflik antarnapi atau faktor lain.
HMP Wakefield, penjara berkeamanan tinggi yang dijuluki “Monster Mansion”, kini kembali menjadi sorotan publik setelah peristiwa tragis tersebut.
(Risdawati/Magang UNLA/Aak)
Sumber Foto : Freepik