Cara Mengatasi Duck Syndrome, Harus Tahu!

[info_penulis_custom]
duck syndrome-2
(Freepik)
[galeri_foto] [youtube_embed]

Bagikan

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Duck syndrome adalah kondisi di mana seseorang tampak tenang dan bahagia di luar, tetapi sebenarnya ada kepanikan dan masalah dalam diri mereka karena tekanan lingkungan.

Fenomena ini disebut duck syndrome atau karena penderita mirip dengan bebek yang berenang. Bebek tampak tenang di permukaan air, namun kakinya bekerja keras di bawah air untuk tetap mengapung.

Banyak orang yang tidak menyadari jika terkena sindrom ini. Mungkin kamu sendiri juga tidak menyadari jika mengalaminya.

Tanda-tanda yang jelas adalah penderita mengalami stres yang luar biasa tetapi berusaha memasang wajah tersenyum. Selain itu, mereka juga terlihat gelisah, biasanya punya kebiasaan menggigit kuku.

Self Love

Self love adalah kemampuan untuk menerima diri apa adanya. Salah satu cara untuk mencapainya adalah dengan tidak memforsir diri dalam menghadapi masalah.

Belajar mengukur kemampuan diri dan bekerja sesuai kapasitas adalah langkah penting.

Jangan lupa memuji diri sendiri saat berhasil menyelesaikan sesuatu dengan baik. Memberikan pujian pada diri sendiri dapat meningkatkan suasana hati dan rasa percaya diri.

Curhat dengan Orang Terdekat

Saat menghadapi masalah, tidak ada salahnya berbagi dengan teman atau orang yang dipercaya. Berbagi masalah dapat membuat beban terasa lebih ringan dan memberikan wawasan baru untuk mencari solusi.

Melepaskan ketegangan dengan berbagi masalah dapat membantu mengatasi duck syndrome.

Melakukan Relaksasi

Jika merasa lelah dan banyak pikiran, relaksasi adalah cara yang tepat untuk mengatasi stres. Relaksasi adalah metode efektif untuk menjaga kesehatan mental.

Meluangkan waktu untuk meditasi, yoga, menjalankan hobi, mengatur pernapasan, atau mendengarkan musik favorit bisa membantu mengurangi stres.

Menjalankan Pola Hidup Sehat

Pola hidup sehat adalah kunci untuk menjaga kesehatan mental dan mengurangi risiko duck syndrome. Mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang, berolahraga teratur, cukup istirahat, mengelola stres, dan menghindari kebiasaan merokok serta konsumsi alkohol adalah langkah-langkah penting yang dapat diambil.

BACA JUGA: Perbedaan Sindrom Stockholm dan Trauma Bonding

Minta Bantuan Profesional

Jika cara-cara di atas tidak berhasil mengatasi, saatnya meminta bantuan profesional. Konsultasi dengan psikolog, psikiater, atau terapis bisa memberikan arahan dan bantuan yang diperlukan. Mereka mungkin akan merekomendasikan pengobatan tertentu untuk membantu pemulihan. Ikuti arahan profesional untuk mengatasi sindrom ini.

 

(Kaje/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Gantikan Jembatan Apung Cijeruk, Pemkab Bandung Bakal Bangun Jembatan Permanen Leuwi Balem
Gantikan Jembatan Apung Cijeruk, Pemkab Bandung Bakal Bangun Jembatan Permanen Leuwi Balem
mobil listrik ppn dtp
Daftar Mobil dan Bus Listrik dapat Diskon PPN DTP, Ada Incaran Anda?
guru pelecehan seksual depok
Disdik Depok Pecat Guru Terduga Pelaku Pelecehan Seksual
bantaran sungai kota bandung
Sekali Lagi, Wali Kota Bandung Minta Warga yang Tinggal di Bantaran Sungai untuk Pindah
yamaha jog 125
Yamaha Luncurkan Yamaha Jog 125 Skutik Compact, Harga di Atas Aerox Alpha!
Berita Lainnya

1

Ini Syarat dan Cara Daftarkan Anak ke Barak Militer

2

Daftar Pajak Isuzu Panther, Semua Tipe Lengkap!

3

Kunci Jawaban Perbedaan Gambar di Event Naruto x MLBB

4

Seorang Warga di Cikahuripan Lembang Diduga Terseret Longsor, Masih Dalam Pencarian

5

Jembatan Terapung Cijeruk Roboh Kedaraan Bermotor Terjabak
Headline
Real Madrid
Link Live Streaming Real Madrid vs Real Sociedad La Liga 2024/25 Selain Yalla Shoot
Bungkam Persis Solo, Persib Bandung Resmi Jadi Juara Liga 1 2024/2025
Bungkam Persis Solo, Persib Bandung Resmi Jadi Juara Liga 1 2024/2025
pernikahan siswa smp smk
Pernikahan Siswa SMP dan SMK di Lombok, Netizen Miris Pertanyakan Mental
Diskon Tarif Listrik 50%
Cek, Diskon Tarif Listrik 50% akan Diberlakukan Lagi Bulan Depan

Dapatkan fitur lebih lengkap di aplikasi Teropong Media.