Cara Daftar Program Ausbildung, Lengkap dengan Biaya!

Program Ausbildung
(Magna Education)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID: Jerman merupakan salah satu destinasi yang menarik bagi individu yang ingin mengembangkan karier di luar negeri. Sebagai pusat inovasi dunia, negara ini menyediakan berbagai kesempatan bagi para profesional untuk berkarier di berbagai sektor industri dengan gaji yang menjanjikan.

Salah satu jalur yang dapat kamu tempuh untuk bekerja di Jerman adalah melalui program ausbildung. Kami akan membahas pengertian dan cara mendaftar program ini yang bisa kamu liat dalam artikel ini.

Apa Itu Ausbildung dan Mengapa Penting?

Program Ausbildung adalah program vokasi yang pemerintah Jerman tawarkan. Tidak hanya masyarakat Jerman yang berminat, tetapi juga oleh pelajar dari berbagai negara termasuk Indonesia. Ausbildung menawarkan pelatihan profesional secara gratis di berbagai sektor industri, dari teknik hingga keperawatan.

Program ini penting karena memberikan kesempatan bagi individu untuk memperoleh keterampilan dan pengetahuan yang perlu dalam dunia kerja. Selain itu, program ini juga menyediakan pengalaman magang yang berharga di perusahaan-perusahaan terkemuka di Jerman.

BACA JUGA: Apa Saja Beasiswa Kemendikbud Ristek? Ini Informasinya!

Langkah-langkah Mendaftar

Persiapan Dokumen

Sebelum mendaftar, pastikan untuk menyiapkan dokumen-dokumen penting seperti:

  • Sertifikat kemampuan bahasa Jerman (B1 atau B2)
  • Motivation letter dalam bahasa Jerman
  • CV dalam bahasa Jerman
  • Ijazah dan transkrip nilai yang telah di terjemahkan ke bahasa Jerman oleh penerjemah tersumpah
  • Tentukan bidang yang kamu minati dan pastikan memenuhi syarat pendidikan terakhir serta batas usia untuk bidang tersebut.
  • Cari informasi tentang program ausbildung di situs resmi seperti ausbildung.de, azubi.de, atau azubiyo.de.
  • Lakukan pendaftaran sesuai dengan petunjuk yang tertera di situs resmi.

Setelah lamaran diterima, calon peserta akan menjalani proses seleksi yang meliputi wawancara. Setelah lolos seleksi, peserta akan melakukan penandatanganan kontrak dengan perusahaan atau lembaga pelatihan terkait.

Biaya dan Durasi

Biaya untuk mengikuti program ausbildung bervariasi, dengan perkiraan antara Rp20-60 jutaan. Hal ini meliputi biaya belajar bahasa Jerman (jika perlu), biaya dokumen keberangkatan, tiket pesawat, tempat tinggal, dan biaya hidup awal di Jerman sebelum mulai menerima gaji atau uang saku.

Program ini memiliki durasi sekitar 3 tahun, dengan komposisi 30% teori dan 70% praktik. Peserta akan menghabiskan waktu 6 jam per hari untuk kegiatan teori di sekolah vokasi dan 8 jam per hari untuk magang di perusahaan.

 

 

(Kaje/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

4

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

5

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City