Bupati Bandung Siapkan Langkah Terpadu Tangani Banjir, Sampah, dan Krisis Air saat Kemarau

-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung menggelar rapat koordinasi khusus lintas sektoral di Gedung Moh. Toha, Soreang, Kabupaten Bandung, Selasa (9/6/2026).

Rapat tersebut membahas tiga permasalahan utama yang dihadapi masyarakat yakni penanganan banjir, pengelolaan sampah dan antisipasi kekeringan menjelang musim kemarau.

Rapat tersebut dihadiri berbagai unsur pemerintah, mulai dari jajaran Pemkab Bandung, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum, Satgas Sungai Citarum, para camat, organisasi masyarakat, hingga unsur pentahelix yang selama ini terlibat dalam upaya penanganan lingkungan di Kabupaten Bandung.

Bupati Bandung Dadang supriatna mengatakan, penanganan persoalan lingkungan tidak dapat dilakukan secara parsial sehingga membutuhkan koordinasi dan kerja sama seluruh pihak.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Kata kuncinya adalah kolaborasi. Dengan kolaborasi, kita bisa mencari solusi dan mempercepat penyelesaian berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat Kabupaten Bandung,” ujar Bupati usai rakor.

Dalam rapat tersebut, pemerintah daerah membahas langkah dan strategi percepatan penanganan banjir yang selama ini terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Bandung seperti di Dayeuhkolot, Tegalluar, dan daerah lainnya.

Menurut Bupati yang akrab disapa KDS itu, BBWS berencana melakukan normalisasi sungai, khususnya di kawasan muara dan titik-titik yang menjadi penyebab genangan. Program tersebut akan disinergikan dengan kegiatan Satgas Sungai Citarum dan tim pentahelix yang telah terbentuk di tingkat kecamatan.

Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kabupaten Bandung juga berencana mengusulkan pengadaan tiga unit ekskavator melalui perubahan anggaran tahun 2026 ini. Alat berat tersebut nantinya digunakan untuk pengerukan sedimentasi serta pemeliharaan sungai secara berkelanjutan.

“Kita ingin ada sistem pemeliharaan yang berkesinambungan sehingga sungai tetap terjaga dan risiko banjir dapat diminimalkan,” ungkap KDS.

Selain itu, Pemkab Bandung juga menyiapkan rencana pembangunan danau retensi di beberapa lokasi strategis diantaranya di kawasan Tegalluar dan wilayah Sukamanah.

Keberadaan danau retensi tersebut diharapkan mampu menampung limpasan air saat musim hujan sekaligus mengurangi risiko banjir di kawasan hilir.

Selain banjir, persoalan sampah juga menjadi pembahasan utama dalam rapat koordinasi tersebut. Menurut KDS, Kabupaten Bandung saat ini memiliki 174 Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R), namun belum seluruhnya beroperasi secara optimal.

Pemerintah daerah akan melakukan evaluasi terhadap fasilitas yang belum aktif, termasuk mendorong penguatan sarana dan dukungan operasional.

“Sambil menunggu pembangunan fasilitas pengolahan sampah regional, Pemkab Bandung juga akan mengaktifkan peran Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai bank sampah di tingkat desa,” tuturnya.

Menurut KDS, langkah tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi volume sampah dari sumbernya sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan lingkungan.

Ia juga mengaku telah menginstruksikan para kepala desa untuk memperkuat pengelolaan sampah sejak tingkat RT dan RW.

Selain banjir dan sampah, Pemkab Bandung juga mulai mempersiapkan langkah menghadapi potensi kekeringan akibat musim kemarau panjang.

Bupati KDS mengaku telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk PDAM dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), guna menyiapkan cadangan air bersih bagi masyarakat.

Pemerintah daerah akan menempatkan tangki air dan tandon di sejumlah wilayah yang berpotensi mengalami kekurangan air bersih.

“Air minum merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, sejak sekarang kita harus mempersiapkan lokasi-lokasi yang berpotensi terdampak kekeringan,” katanya.

Di sektor pertanian, Pemkab Bandung juga tengah mempercepat pembangunan dan rehabilitasi jaringan daerah irigasi. Dari total 546 titik daerah irigasi yang diusulkan, pemerintah pusat telah menyetujui anggaran sebesar Rp334 miliar pada tahun ini, sementara sisanya direncanakan akan dilanjutkan pada tahun berikutnya.

Program tersebut diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjaga produktivitas pertanian di Kabupaten Bandung.

ASN Wajib Membawa Tumbler

Sebagai bagian dari upaya pengurangan sampah plastik, Dadang juga akan menerbitkan instruksi kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN), pegawai Pemkab Bandung dan kepala desa agar membawa tumbler atau botol minum isi ulang saat bekerja.

Pemkab Bandung bersama PDAM juga akan menyiapkan fasilitas penyediaan air minum siap konsumsi atau water station di sejumlah lokasi pelayanan publik.

“Kita ingin mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai. Pengurangan sampah harus dimulai dari diri sendiri dan lingkungan kerja pemerintah,” ujarnya.

Melalui berbagai langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Bandung berharap penanganan banjir, pengelolaan sampah, dan penyediaan air bersih dapat berjalan lebih terintegrasi serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Prediksi Skor Lille vs Crvena Zvezda Liga Europa 2025/2026
Calvin Verdonk Ukir Dua Rekor di Liga Champions
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Calvin Verdonk kembali mencatatkan sejarah di Liga Champions 2026/2027....
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
Berita Lainnya

1

mengobati gigitan tomcat-1
Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gigitan tomcat dapat menyebabkan kulit melepuh dan reaksi alergi pada...

2

AC Milan
AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — AC Milan berhasil kalahkan Como dengan skor 2-1 dalam pertandingan...

3

Jadwal Adzan Magrib Lombok
Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Bagi umat muslim, jadwal adzan magrib merupakan hal yang penting ketika...

4

Woodyland Eatery Bandung
Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Woodyland Eatery merupakan salah satu kafe baru yang ada di Bandung....

5

Hukum membunuh kucing
Viral Penembakan Kucing! Ini Hukum Bunuh Kucing Dalam Islam
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sebuah video yang memperlihatkan aksi keji pembunuhan kucing di Kota...
Headline
WhatsApp Image 2026-10-22 at 17.17
Hampir Dua Dekade di Industri Perhotelan, Babak Baru Dimulai: Yunindra Hardino Pimpin Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung sebagai General Manager
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung mengumumkan pengangkatan Mr....
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...