BPBD Jabar: Puluhan Rumah Rusak, Ratusan Warga Terdampak Gempa Bekasi

BPBD Jabar Gempa Bekasi
Satu unit bangunan musala di Desa Sukabungah, Kecamatan Bojongmangu, Kabupaten Bekasi roboh akibat gempa bumi berkekuatan magnitodo 4,9 pada Rabu petang (Ist)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Berdasarkan catatan BPBD Jabar sejumlah kerusakan yang terjadi akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,7 di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (20/8) malam.

Ada dua Kabupaten yang terdampak di antaranya Kabupaten Karawang dan Kabupaten Bekasi.

Berdasarkan data yang didapat dari Pusdalops BPBD Jabar untuk di Kabupaten Karawang ada lima kecamatan yang terdampak yakni Kecamatan Telukjambe Barat meliputi Desa Parungsari, Desa Wanakerta, Desa Mulyajaya.

Kemudian Kecamatan Klari meliputi Desa Curug, Kecamatan Pangkalan yakni di Desa Ciptasari, Desa Cintaasih.

Kecamatan Tegalwaru ada tiga desa terdampak yakni Desa Kutamaneuh, Desa Kutalanggeng, Desa Cintawargi. Terakhir di Kecamatan Ciampel yakni Desa Parungmulya.

Baca Juga:

BMKG Ungkap Penyebab Gempa Bekasi M 4,9

Analisis Geologi Kejadian Gempa Bumi di Tenggara Kabupaten Bekasi

“Untuk di Kabupaten Bekasi, Kecamatan Bojongmangu tepatnya di Desa Sukabungah,” kata Pranata Humas Ahli BPBD Jabar, Hadi Rahmat, Kamis (21/8).

Sementara untuk kerusakan bangunan tercatat di Kabupaten Karawang ada empat unit rumah rusak ringan, 31 unit rumah rusak sedang, satu unit rumah rusak berat. Ada juga bangunan yang terdampak lainnya yakni dua unit rumah, empat fasilitas kesehatan, satu unit bangunan aula, satu unit tempat ibadah, dan satu unit sarana pendidikan.

“Untuk di Kabupaten Bekasi, satu unit tempat ibadah terdampak. Jumlah yang terdampak ada 104 jiwa dari keseluruhan,” katanya.

Hadi mengatakan upaya yang dilakukan BPBD Jabar saat ini di antaranya BPBD Provinsi Jawa Barat berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Karawang dan Kabupaten Bekasi, BPBD Karawang dan Bekasi berkoordinasi dengan aparat setempat dan BPBD Karawang dan Bekasi melakukan assessment ke lokasi kejadian.

“Kondisi terkini, penanganan oleh tim di lapangan masih berlangsung. Data bersifat dinamis dan dapat berubah,” jelasnya. (_usamah kustiawan)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

2

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

3

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City