Bojan Hodak Sebut Persib Sebenarnya Bisa Menang Lebih Dari Satu Gol

Persib Jadi Juara Paruh Musim
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak. (RF/Teroong Media)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak tetap bangga atas kemenangan tipis 1-0 yang diraih timnya pada pertandingan kontra Borneo FC dalam lanjutan pekan ke-11 Liga 1 2024/2025.

Bojan Hodak menilai sebenarnya Persib Bandung bisa menang dengan skor lebih besar di laga tersebut. Sayangnya sejumlah peluang yang hadir tak mampu dikemas menjadi gol oleh anak asuhnya.

Pelatih asal Kroasia itu menerangkan, ini merupakan kemenangan berharga bagi tim Maung Bandung. Sebab, selain dapat memperbaiki posisi di papan klasemen, hasil ini juga didapat ketika Persib dalam kondisi kurang stabil.

“Tiga poin yang penting, ini hal yang terpenting. Memang ada hal bagus dan hal yang kurang bagus dari laga ini. Hal bagusnya adalah kami bisa menang tanpa David, kami tetap menang,” buka Bojan kepada awak media.

Terganggunya keseimbangan Persib disebabkan adanya penurunan level kebugaran dari sejumlah pemain pada masa persiapan sebelumnya. Saat itu, para pemain penting Persib sempat absen karena sakit dan cedera.

“Dua masalah kami alami. Masalah pertama, pekan lalu Mateo sakit, Gustavo juga absen beberapa latihan, Nick juga absen di 2-3 sesi latihan. Jadi ini menjadi masalah,” terang Bojan.

Tak hanya masalah pada pemain, timnya juga harus mempercepat proses adaptasi dengan lapangan baru. Pasalnya, karakter rumput di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung sangatlah berbeda.

Jika dibandingkan dengan rumput Stadion si Jalak Harupat, Kab. Bandung, rumput GBLA terbilang lebih tipis. Sehingga hal itu menyebabkan kontur lapangan terasa lebih keras dan itu juga mempengaruhi gerakan bola.

“Lapangan juga sangat berbeda dengan Arcamanik yang merupakan tempat latihan kami dan Jalak Harupat. Jadi ini kenapa ada beberapa dari mereka yang merasa nyeri, karena lapangannya keras, ini lebih seperti lapangan sintetis. Permukaannya terlalu keras. Jadi kami harus beradaptasi dengan berlatih disini,” ujar pelatih berusia 53 tahun itu.

BACA JUGA: Bungkam Borneo FC, Persib Naik Posisi Dua Klasemen

Akan tetapi dalam keterbatasan tersebut, Bojan tetap senang karena anak asuhnya mampu mengatasi masalah tersebut dengan baik. Bahkan ia menilai, Persib sebenarnya layak menang dengan skor lebih besar karena mampu tampil dominan ketimbang Borneo FC.

“Mengenai permainan, mereka mencoba menekan sejak awal dan kami bisa melepaskan bola meski ada beberapa kesalahan di lakukan. Di babak kedua kami bermain bagus dan seharusnya ada 2-3 gol tambahan yang dihasilkan.” tutup Bojan.

 

(RF/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

3

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden

4

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

5

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City