Bojan Hodak Komentari Kepemimpinan Wasit Yang Memimpin Pertandingan Indonesia versus Bahrain

Bojan Hodak Komentari Kepemimpinan Wasit
RASHID HAMED ALI AL GHAITHI, QASIM MATAR AL-HATMI, AHMED ABU BAKAR AL KAF, ABU BAKAR AL-AMRI. (AFC 2024)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak tak luput mengomentari kepemimpinan wasit asal Oman, Ahmed Al Kaf yang menjadi pengadil di pertandingan Timnas Indonesia versus Bahrain dalam lanjutan pertandingan Putaran Ketiga Babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Bojan Hodak dibuat bingung dengan keputusan yang diambil oleh Ahmed Al Kaf yang menyebabkan jalannya pertandingan menjadi tidak berimbang. Pelatih berpaspor Kroasia itu menilai wasit Ahmed Al Kaf seharusnya bisa menuntaskan pertandingan di waktu yang tepat.

Seperti yang sudah diketahui sebelumnya, publik sepakbola dunia sempat menyoroti kepemimpinan Ahmed Al Kaf. Banyak pihak berpendapat kemenangan tim besutan Shin Tae-yong itu dirampok oleh wasit asal Oman. Sehingga pertandingan berakhir dengan skor imbang.

Dilihat dari lamanya jumlah perpanjangan waktu, seharusnya Indonesia bisa menutup laga tersebut dengan kemenangan tepat di waktu 90+6. Namun entah mengapa, Ahmed Al Kaf justru menambah waktu lebih banyak dan menuntaskan pertandingan setelah Bahrain mencetak gol penyama kedudukan di menit 90+9.

BACA JUGA: Debut Bersama Timnas Indonesia, Eliano Reijnders Ungkap Hal Ini

“Soal wasit ya? saya tidak mengerti kenapa dirinya memberikan tambahan waktu. Kalian harus menanyakan kenapa dia menambah waktunya selama dua menit, saya tidak mengerti. Menurut saya setelah enam menit, seharusnya sudah menang,” ujar Bojan kepada awak media.

Dalam pengamatannya pun, Bojan merasa tidak ada indikasi yang mengharuskan wasit Ahmed Al Kaf menambah waktu. Bahkan Bojan merasa tidak ada tindakan yang dilakukan masing-masing negara yang menyebabkan pertandingan menjadi mundur.

“Saya tidak mengerti, bisa saja memperpanjang waktu sekitar 1-2 menit jika ada tindakan yang mengulur waktu atau ada banyak pelanggaran. Tapi saya tidak melihat itu selama enam menit perpanjangan waktu.” tutup pelatih berusia 53 tahun tersebut.

 

(RF/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

4

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

5

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City