BLACKPINK Kepanasan dengan Udara Jakarta saat Konser di GBK

blackpink
(web)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA,TM.ID: Saat tampil di konser “BLACKPINK World Tour [BORN PINK]” yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) pada Sabtu (11/3) malam, grup K-Pop yang beranggotakan Rose, Jisoo, Jennie, dan Lisa tak memungkiri bahwa udara Jakarta terasa sangat panas.

“Udara Jakarta saat ini terasa panas, ya. Kami jadi butuh lebih banyak tenaga untuk tampil,” kata Rose di sela-sela pertunjukan. Sesekali, ia mengibas-ngibaskan tangan dan rambutnya, mengisyaratkan bahwa dia benar-benar merasa kepanasan.

Rose pun mengatakan ia yakin bahwa udara panas itu disebabkan oleh energi dari penggemar mereka, BLINK, yang sangat bersemangat untuk menyaksikan konser.

“Aku yakin ini berkat energi kalian, dan aku senang dengan energi kalian. Kami sangat enjoy menghabiskan waktu yang lama di sini,” ujarnya.

BACA JUGA: Kisah Rumah Hantu Darmo Sampai Diangkat Menjadi Film

Kemudian, Rose juga memuji BLINK yang sangat kompak dan berhasil membuat stadion menjadi seperti lautan berwarna merah muda berkat lightstick yang menyala.

Dalam konser yang dipromotori oleh iME Indonesia itu, BLACKPINK membawakan lagu-lagu hit mereka mulai dari “How You Like That”, “Pretty Savage”, “Whistle”, “Don’t Know What to Do”, “Lovesick Girls”, “Kill This Love”, hingga “Pink Venom”. Selain tampil sebagai grup, Rose, Jisoo, Jennie, dan Lisa juga tampil secara individu.

Dengan lagu-lagu tersebut, BLACKPINK sukses mengguncang GBK. Keempat member dan semua BLINK yang hadir tampak sangat menikmati pertunjukan, seolah-olah tak pernah kehabisan energi.

“Sepertinya ini adalah kerumunan yang paling besar yang menyaksikan konser kami,” kata Rose.

Jennie kemudian berusaha terus membakar semangat BLINK. Ia meminta BLINK untuk berdiri dan menari. Tak lama, keempat anggota membawakan lagu “Ddu-du ddu-du”, yang langsung disambut gemuruh teriakan histeris dari setiap sudut stadion.

Setelah lagu tersebut, mereka membawakan lagu “Forever Young”, “Yeah Yeah Yeah”, dan ditutup dengan “As If It’s Your Last”.

“Terima kasih!” kata seluruh anggota dalam bahasa Indonesia saat mengakhiri konser. “Sampai bertemu besok,” tutup mereka.

“BLACKPINK World Tour [BORN PINK]” merupakan kali kedua bagi BLACKPINK menggelar konser tunggal di Indonesia. Sebelumnya, mereka menggelar konser “BLACKPINK in Your Area World Tour” di ICE BSD Tangerang pada 2019. Pada konser kali ini, mereka akan tampil dua hari yakni Sabtu (11/3) dan Minggu (12/3).

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

4

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

5

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
Headline
IMG-20260720-WA0002
Komisi II DPRD Kota Bekasi Tinjau Pembangunan Wisata Air Kalimalang, Pastikan Berjalan Sesuai Perencanaan
IMG-20260720-WA0001
Komisi III DPRD Kota Bekasi Tinjau Aset PDAM dan Evaluasi Kinerja PT Migas untuk Optimalkan PAD
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025