Bikin Suasana Perayaan Natal! Cek, Ini Resep Kue Bagea Sagu

Kue Bagea Natal
Kue Bagea Sagu. (Pinterest)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Kue bagea merupakan salah satu kuliner tradisional khas Maluku yang sering hadir dalam perayaan Natal.

Dengan cita rasa manis dan tekstur renyah, kue ini hadir untuk menambah kehangatan suasana. Bentuknya yang bulat dan warna cokelat pucat, bagea menjadi camilan sempurna sebagai teman secangkir teh hangat.

Kelezatan dan keunikan kue bagea tidak hanya memikat lidah, tetapi juga menyimpan cerita budaya dan sejarah panjang dari tanah Maluku.

Bagi Anda yang ingin merasakan nikmatnya bagea, berikut resep mudah yang bisa dicoba di rumah serta sekilas cerita tentang asal-usulnya.

Resep Kue Bagea Sagu

Bahan-bahan:

  • 250 gram sagu tani (17,5 sdm)
  • 150 gram gula kelapa (12 sdm)
  • 100 gram kelapa parut, sangrai (10 sdm)
  • 2 butir telur
  • 2 sdm margarin, lelehkan
  • 1 sdt pala bubuk
  • ½ sdt kayu manis bubuk
  • ¼ sdt cengkeh bubuk
  • ¼ sdt jahe bubuk
  • Garam secukupnya

Cara membuat:

  • Campurkan sagu tani, gula kelapa, kelapa parut, dan rempah-rempah (pala, kayu manis, cengkeh, jahe, serta garam).
  • Masukkan telur dan margarin leleh, lalu aduk hingga adonan menyatu.
  • Uleni adonan hingga kalis dan elastis, kemudian istirahatkan selama 15–30 menit.
  • Bentuk adonan menjadi bulatan pipih dan lubangi tengahnya.
  • Panggang dalam oven dengan suhu 160°C selama 20–25 menit.
  • Dinginkan sebelum disajikan.

Sejarah dan Makna Kue Bagea

Kue bagea bukan sekadar camilan biasa; ia merupakan bagian dari kekayaan budaya Maluku yang diwariskan turun-temurun. Keberadaan kue ini erat kaitannya dengan sejarah perdagangan rempah-rempah yang menjadikan Maluku pusat perhatian dunia.

Asal Usul Kue Bagea

Kue bagea lahir dari tradisi masyarakat Maluku yang memanfaatkan hasil bumi lokal seperti kelapa, gula kelapa, dan pala. Rempah-rempah seperti kayu manis, cengkeh, dan jahe turut memberikan rasa khas yang membedakan bagea dari kue tradisional lainnya.

Letak strategis Maluku sebagai jalur perdagangan internasional turut memengaruhi perkembangan bagea. Pengaruh budaya Arab, Tionghoa, dan Eropa tercermin dalam bahan serta teknik pembuatannya. Bahkan, bagea pernah menjadi bekal favorit para pedagang dan pelaut karena daya tahannya yang lama.

Makna dan Tradisi

Kue bagea memiliki makna simbolis dalam berbagai acara adat dan keagamaan di Maluku. Kehadirannya melambangkan kelimpahan, keberuntungan, serta keharmonisan. Tidak heran jika bagea sering dihidangkan dalam pernikahan, kelahiran, atau perayaan hari besar.

Eksistensi Kue Bagea di Masa Kini

Seiring berjalannya waktu, kue bagea tidak hanya dinikmati oleh masyarakat Maluku tetapi juga digemari di berbagai daerah di Indonesia. Variasi rasa dan bentuknya terus berkembang, mengikuti selera masyarakat modern.

Bagi Anda yang mencintai kuliner tradisional, mencicipi atau membuat kue bagea sendiri bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan. Selain memanjakan lidah, bagea menghubungkan kita dengan akar budaya yang kaya.

BACA JUGA: Inilah 5 Makanan Khas Saat Perayaan Natal

Menghadirkan kue bagea untuk perayaan natal, akan memberikan suasana kehangatan dan kebahagiaan. Selamat mencoba resep di atas!

 

(Virdiya/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

5

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun