BIG Pastikan Gunung Bawah Laut Pacitan Tidak Vulkanis

gunugunung bawah laut Pacitanng-api-luat-kredit-foto-big-20230217035348
Citra grafis gunung bawah laut Pacitan. (BIG)
-

Tidak ada video disisipkan.

PACITAN,TM.ID: Badan Informasi Geospasial (BIG) memastikan struktur gunung bawah laut di selatan Kabupaten Pacitan, tidak menunjukkan tanda-tanda vulkanis.

Kepala Pusat Pemetaan Kelautan dan Lingkungan Pantai BIG, Yosef Dwi Sigit Purnomo mengatakan, gunung bawah laut yang ditemukan pada akhir 2022 itu tidak masuk golongan gunung berapi.

“Tidak ada tanda-tanda vulkanis. (Juga) tidak ada tanda-tanda itu merupakan gunung berapi,” kata Kepala Pusat Pemetaan Kelautan dan Lingkungan Pantai, Badan Informasi Geospasial (BIG), Yosef Dwi Sigit Purnomo di Pacitan, Selasa (28/2/2023).

Pernyataan Yosef itu sekaligus mengkonfirmasi ulang pernyataan geolog ITS, Amin maupun peneliti utama BRIN, Heriadi yang menyatakan bahwa struktur menonjol di dasar Samudera Hindia di barat daya Kabupaten Pacitan itu sebagai penampakan topografi dasar laut.

BACA JUGA: ASDP: Waspada Cuaca Ekstrem di Lintas Merak-Bakauheni

Dijelaskan Yosef, perubahan elevasi dasar laut yang ekstrem, sehingga menyerupai tonjolan besar laiknya sebuah gunung bawah laut

Menurut dia, fenomena alam itu bisa terjadi karena adanya tumbukan dua lempeng bumi, yakni lempeng Indo-Australia dan Eurasia.

Akibatnya, bagian lempeng yang lain terdorong ke atas hingga membentuk gunung. Proses pembentukannya dipastikan sudah dimulai sejak jutaan tahun lalu.

“Sebab, gunung itu sebenarnya sudah ada sejak jutaan tahun yang lalu secara geologis. Hanya baru ditemukan ketika BIG bersama BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) melakukan survei untuk kepentingan landas kontinen,” paparnya.

Yosef pun memastikan pihaknya bersama sejumlah kementerian dan lembaga bakal menindaklanjuti.

“Dari kementerian dan lembaga, termasuk BRIN, di (kementerian) ESDM mereka sudah minta data ke kami,” ujarnya.

Yosef mengungkapkan tugas BIG lebih dikonsentrasikan pada pemetaan wilayah Nusantara, termasuk dalam hal penggambaran peta rupa bumi.

“Jadi, BIG tugas fungsinya lebih pada menemukan, memberi nama, hingga membuat plot pada peta rupa bumi. Soal apakah akan dieksplorasi, diteliti lebih lanjut, itu nanti kementerian dan lembaga lain yang lebih berwenang,” kata Yosef.

Menurut dia, ESDM mungkin, apakah ada sumber daya minyaknya, mungkin Vulkanologi akan meneliti, apakah ada potensi bahaya. Jadi, penelitian ini harus sinergis di antara kementerian/lembaga.

Pemerintah Kabupaten Pacitan menyambut baik rencana tindak lanjut temuan gunung bawah laut tersebut oleh kementerian dan lembaga terkait.

Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji menyatakan pihaknya sangat terbuka dan siap bekerja sama dengan tim pusat dalam mengeksplorasi potensi yang ada di gunung bawah laut di barat daya daerah itu.

“Upaya penelitian itu penting untuk memperkaya khazanah kekayaan bumi Indonesia. Kami mendukung langkah-langkah berbasis keilmuan yang dilakukan kementerian atau lembaga negara. Mungkin ditemukan hal-hal yang sifatnya menguntungkan untuk negara ini, ya lebih baik,” ujar Aji, sapaan Indrata Nur Bayuaji.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

5

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun