Berapa Lama Idealnya Memanaskan Motor Injeksi?

memanaskan motor injeksi
Ilustrasi (Pixabay)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID: Pada era dulu, ritual memanaskan mesin kendaraan selama beberapa menit setiap pagi dianggap penting. Sebabnya, oli akan mengalir ke bagian-bagian mesin yang seharusnya terlumasi saat mesin dipanaskan. Namun, dengan perkembangan teknologi, sistem pembakaran dengan karburator telah digantikan oleh sistem injeksi pada mesin kendaraan.

Lantas, untuk kendaraan terkini dengan sistem injeksi, apakah memanaskan masih perlu dilakukan pada saat kondisi mesin kering?

Memanaskan Motor Injeksi

motor injeksi
Foto (Planet Ban)

BACA JUGA: Jangan Diulangi, ini Bahaya Memanaskan Motor di Dalam Rumah

Melansir beberapa sumber, kami akan membahas secara rinci waktu ideal untuk memanaskan motor injeksi:

1. Didukung Komputer

Saat ini, mesin pada motor dan mobil telah menggunakan sistem injeksi dengan bahan bakar yang didukung oleh kontrol komputer. Pemanasan mesin tidak lagi menjadi kebutuhan utama, terutama karena teknologi kendaraan zaman sekarang sudah lebih canggih. Jika masih diinginkan, memanaskan mesin sebaiknya dilakukan selama 30 detik atau 1 menit saja.

2. Jangan Terlalu Lama

Jika memanaskan mesin lebih dari satu menit, hal ini hanya akan membuang-buang bahan bakar. Selama kendaraan tidak berjalan, mesin tetap membutuhkan bahan bakar agar tetap hidup. Oleh karena itu, memanaskan mesin terlalu lama tidak efisien dan hanya akan meningkatkan konsumsi bahan bakar yang tidak perlu.

3. Mengganggu Suhu Busi

Ritual memanaskan mesin terlalu lama juga dapat mengganggu suhu kerja busi. Busi yang tidak berada dalam suhu optimal dapat menjadi kotor dan berdampak pada peningkatan konsumsi bahan bakar sekitar 5 persen. Oleh karena itu, memanaskan mesin dalam waktu yang tepat menjadi penting untuk menjaga kinerja busi.

4. Tidak Ada Hubungannya dengan Sirkulasi Oli

Sebagian orang memanaskan mesin dengan alasan untuk membuat sirkulasi oli kembali normal. Namun, jika oli yang digunakan sesuai spesifikasi pabrikan, tidak perlu khawatir. Pelumas modern memiliki kualitas yang lebih baik, sehingga meski mesin mati, pelumas tetap menempel pada komponen mesin. Mulailah mengurangi ritual memanaskan mesin pada kendaraan.

Dengan mesin yang menggunakan sistem injeksi, memanaskan motor tidak lagi menjadi prioritas. Pemanasan hanya diperlukan dalam durasi singkat, sekitar 30 detik atau 1 menit, jika memang diinginkan. Melakukan pemanasan yang berlebihan hanya akan membuang-buang bahan bakar dan dapat mengganggu kinerja komponen mesin.

Selain itu, penggunaan oli sesuai spesifikasi pabrikan tidak memerlukan pemanasan untuk mengembalikan sirkulasi normal. Oleh karena itu, alihkan perhatian pada metode perawatan yang lebih efektif dan hemat bahan bakar.

 

 

(Saepul/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden

3

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

4

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

5

Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City