BEM SI: Aksi Lanjutan Indonesia Gelap Kembali Digelar Hari Ini

Aksi lanjutan Indonesia Gelap
(Instagram/k.hery_)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Aksi demonstrasi lanjutan bertajuk Indonesia Gelap kembali digelar di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, pada Kamis (20/2/2025) hari ini, pukul 14.00 WIB. Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) mengajukan sembilan tuntutan dalam aksi kali ini.

Koordinator Pusat BEM SI, Herianto, menegaskan mereka menuntut evaluasi besar-besaran terhadap program makan bergizi gratis serta menolak revisi Undang-Undang Mineral dan Batubara (UU Minerba) yang dinilai bermasalah.

“Evaluasi besar-besaran makan bergizi gratis. Tolak revisi UU Minerba yang bermasalah,” kata Herianto dalam keterangan tertulis.

Aksi kali ini juga mendesak pemerintah untuk mengkaji ulang Instruksi Presiden (Inpres) No. 1 Tahun 2025 dan menuntut transparansi dalam pembangunan serta pajak rakyat.

BEM SI juga menyuarakan beberapa tuntutan lainnya, di antaranya menolak dwifungsi TNI, mendesak pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset, serta menuntut peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan secara nasional.

“Kami juga menolak impunitas dan mendesak penyelesaian kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat. Selain itu, kami menolak intervensi Presiden Jokowi dalam pemerintahan Prabowo,” tambahnya.

BACA JUGA:

BEM SI Gelar Demo ‘Indonesia Gelap’ di Patung Kuda

Ini 13 Tuntutan Mahasiswa di Aksi Indonesia Gelap

Aksi ini merupakan kelanjutan dari demonstrasi Indonesia Gelap yang telah berlangsung pada Senin (17/2/2025). Tuntutan yang diajukan kali ini masih sejalan dengan tuntutan yang disampaikan dalam aksi sebelumnya.

Sementara itu, Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk tidak menggelar aksi unjuk rasa di sekitar Istana Negara, mengingat pada hari yang sama juga berlangsung pelantikan kepala daerah.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary, menyatakan bahwa pihak kepolisian telah menyiapkan pola pengamanan yang mencakup pengawasan ketat di sekitar Istana Kepresidenan.

Selain itu, rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi juga telah diterapkan untuk mengantisipasi kemacetan akibat aksi demonstrasi lanjutan Indonesia Gelap.

 

 

(Virdiya/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

5

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun