Bedah Buku: Kontestasi Wacana Suksesi Keraton Yogyakarta di Media Massa

Keraton Yogyakarta
-

Tidak ada video disisipkan.

YOGYAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Program Studi Magister Kajian Budaya dan Media UGM bekerjasama dengan Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Telkom University Bandung menyelenggarakan kegiatan Peluncuran Dan Diskusi Bedah Buku berjudul Kontestasi Wacana Suksesi Keraton Yogyakarta di Media Massa, yang ditulis oleh Dr. Catur Nugroho (Dosen Telkom University) dan Prof. Dr. Sugeng Bayu Wahyono (Dosen UNY dan KBM UGM). Kegiatan ini diselenggarakan di Ruang Sidang A Lantai 5 Gedung Pascasarjana Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.

Selain dua orang tersebut, buku ini juga hasil kolaborasi dengan almarhum Dr. Wisma Nugraha Ch, yang merupakan dosen Fakultas Ilmu Budaya UGM didukung oleh Keluarga Alumni Kajian Budaya Media UGM (Katabumi) dan Diorama (Diskusi Korupsi, Perempuan dan Media).

Acara ini juga menghadirkan dua orang pembahas buku, Dr. A.B Widyanta (Dosen Sosiologi UGM) dan Dr. Riant Nugroho (Staf Ahli Kementrian Komdigi) yang mewakili Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria M.Sc., M.B.A yang berhalangan hadir. Peserta yang hadir dalam kegiatan ini dari kalangan akademisi, praktisi, NGO, dan masyarakat umum.

Buku ini menilik wacana pada isu suksesi Keraton Yogyakarta, dan hadir sebagai upaya memahami dan menganalisis isu itu dalam konteks pemberitaan media massa. Di tengah dinamika sosial dan politik yang kompleks, isu suksesi kepemimpinan di keraton tidak hanya menjadi perhatian masyarakat Yogyakarta, tetapi juga menarik perhatian publik nasional. Dalam proses ini, media massa berperan sebagai aktor kunci yang membentuk persepsi dan pengetahuan publik melalui teks dan narasi yang mereka sajikan. Ketika membaca buku ini, kita dapat melihat peran media massa sebagai agen yang mengkonstruksi narasi seputar suksesi Keraton Yogyakarta.

Menurut Dr. Catur Nugroho, buku ini melakukan analisis terhadap tiga surat kabar harian Kompas, Republika, dan Kedaulatan Rakyat, yang meliput isu suksesi kepemimpinan di Yogyakarta antara Maret hingga Mei 2015. Melalui analisisnya, penulis berusaha mengungkap hubungan antara ideologi media dan aspek kebahasaan yang dihasilkan. Selain itu, situasi sosial, politik, dan budaya yang melatarbelakangi produksi teks juga menjadi fokus kajian. Buku ini membongkar relasi kuasa antara media dan aktor-aktor sosial yang terlibat, serta bagaimana masing-masing pihak menjalankan kekuasaannya dalam konteks suksesi kepemimpinan.

Menurut Kaprodi Program Doktor Kajian Budaya dan Media UGM, Dr. Budiawan, kegiatan ini menyediakan arena diskusi dan komunikasi antara akademisi, praktisi, dan jurnalis dalam melihat posisi dan peran media sebagai kekuatan ekonomi politik. Selain itu dengan diskusi buku ini juga diharapkan dapat membangun pemahaman bersama mengenai peran media massa di era digital sebagai salah satu kekuatan demokrasi.

BACA JUGA: Ciptakan Aplikasi Berbasis AI untuk Petani, Tim ITB Raih Penghargaan Best Social Impact

Mendapatkan masukan mengenai peran dan tanggung jawab media sebagai penyampai pesan dari publik dan penjaga bagi berlangsungnya proses demokrasi di Indonesia
Sedangkan Kaprodi Magister Ilmu Komunikasi Telkom University, Dr. Martha Tri Lestari menyampaikan kegiatan peluncuran dan diskusi buku ini hasil kerjasama Program Studi Magister Kajian Budaya dan Media UGM dan Magister Ilmu Komunikasi Telkom University di dunia akademis. Martha berharap dengan kegiatan diskusi ini dapat mempererat kerjasama dua prodi ke depannya terutama dalam lingkup kajian media digital.

Buku ini menurut penulis Prof. Dr. Sugeng Bayu Wahyono, mendalami lebih jauh tentang kajian ekonomi politik media dalam melihat kontroversi seputar suksesi Keraton Yogyakarta menciptakan lingkungan yang dinamis bagi media untuk mereproduksi wacana. Ketika berbagai pihak, termasuk anggota keluarga keraton, pemerintah, dan masyarakat, mengungkapkan pendapat mereka, media harus memutuskan bagaimana menyajikan informasi tersebut. Proses ini sering kali melibatkan seleksi dan framing yang dapat mempengaruhi cara publik memahami isu tersebut.

 

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
SPMB Kota Bandung
Pendaftaran SPMB Kota Bandung Jenjang SD dan SMP Tahap 1 2026 Dibuka
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
Berita Lainnya

1

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

2

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors

3

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

4

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri