Beberapa Tantangan Bagi Para Paslon Wali Kota Bandung yang Bakal Bertarung di Pilwalkot 2024 Mendatang

Pilwalkot 2024 Kota Bandung,
Balai Kota Bandung (Rizky Iman/TM)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Tantangan bagi Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung dalam membenahi Kota Bandung. Sebab, masih banyak permasalahan di Kota Bandung yang belum terselesaikan.

Adapun beberapa permasalahan tersebut, menurut Guru Besar Perencanaan dan Perancangan Kota SAPPK ITB, Ridwan Sutriadi, permasalahan utama yang sering muncul dan selalu menjadi sorotan di Kota Bandung yakni terkait kemacetan, buruknya drainase yang menyebabkan banjir, sampah, ketimpangan sosial, pencemaran udara hingga minimnya ruang terbuka hijau.

“Persoalan Bandung itu masih soal infrastruktur dasar yang berupa layanan kepada masyarakat yang makin lama makin tumbuh dan padat. Insfratruktur dasar berhubungan dengan persampahan, air bersih, kemacetan,” kata Ridwan Sutriadi

Menurutnya, kemacetan di Kota Bandung telah menjadi masalah akut yang tak kunjung terselesaikan dari tahun ke tahun. Kemacetan tersebut disebabkan karena meningkatkan penggunaan kendaraan pribadi sementara ruas jalan yang tidak berubah sama sekali.

Selain kemacetan, banjir menjadi masalah yang terus menghantui masyarakat Kota Bandung, terutama saat musim hujan tiba. Banjir tersebut disebabkan karena buruknya drainase hingga berkurangnya daerah resapan air akibat pembangunan yang tidak memperhatikan aspek lingkungan.

“Banjir karena kondisi geografis dan makin padatnya hunian penduduk di wilayah utara. Itu harus ditangani karena itu kawasan lindung yang ketika banyak dihuni dan resapan air kurang akan menjadikan kiriman air lebih banyak dan harus ada inovasi,” ucapnya

Tak hanya itu, terkait persampahan. Kota Bandung memproduksi sekitar 1.500-1.600 ton sampah per hari dan semakin sedikitnya ruang terbuka hijau seiring dengan pesatnya pembangunan. Akibatnya, kualitas udara menjadi semakin berkurang.

“Bahwa Bandung belum bisa mencapai 30 persen ruang terbuka hijau. Namun demikian bisa saja ada inovasi dan kreativitas dari pemerintah dan masyarakat untuk menciptakan suasa yang bisa menurunkan suhu udara, jadi masyarakat turut terlibat seperti mengoptimalkan ruang terbuka menjadi produktif seperti urban farming,” ujarnya.

BACA JUGA: Anggaran Pilkada Kota Bandung 2024 Telah Cair 100 Persen

Oleh karena itu, Ridwan pun menyebut Kota Bandung harus mampu terus berinovasi untuk menyelesaikan sederet persoalan akut tersebut. Menurutnya, Kota Bandung punya potensi menjadi kota berkelanjutan, inklusif dan tangguh di tahun 2045 mendatang.

“Jadi tantangan Kota Bandung di ulang tahun kali ini adalah menyelesaikan persoalan itu dan kemudian sudah ada agen perubahan yang bisa menjadi trend center menuju Bandung yang lebih inklusif tangguh dan berkelanjutan di tahun 2045,” pungkasnya.

 

(Rizky Iman/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

3

4

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

5

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
Headline
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial
IMG-20260723-WA0002
DPRD Kota Bekasi Percepat Pembahasan Raperda Pencegahan Penyimpangan Seksual
IMG-20260723-WA0001
Abdul Muin Serap Aspirasi Warga, Banjir hingga Kesempatan Kerja Jadi Perhatian