Barbora Krejcikova Kejar Pemulihan Demi Kembali ke French Open

Barbora Krejcikova (Foto: WTA).
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Jelang dimulainya French Open 2025 pada 25 Mei mendatang, sejumlah nama besar di dunia tenis tengah berpacu dengan waktu untuk memastikan kebugaran mereka, termasuk mantan juara Roland Garros, Barbora Krejcikova.

Petenis asal Ceko itu sedang berupaya keras untuk pulih dari cedera punggung yang telah membekapnya sejak pertengahan musim lalu.

Krejcikova, yang memenangkan gelar Grand Slam keduanya di Wimbledon 2024 setelah sebelumnya berjaya di French Open 2021, belum tampil sama sekali di musim 2025.

Total hanya enam turnamen yang sempat ia ikuti sejak kemenangan gemilangnya di London, sebelum akhirnya harus menepi karena cedera yang berkepanjangan.

Meski absen panjang, Krejcikova masih bertahan di jajaran 20 besar dunia berkat dominasi poin dari keberhasilannya di Wimbledon tahun lalu.

Namun, tekanan mulai terasa mengingat French Open yang ia menangkan empat tahun lalu akan segera berlangsung, dan ia belum kembali ke level kompetitif.

BACA JUGA:

Kalahkan Ratu Tenis Dunia, Alexandra Eala Ukir Sejarah di Miami Open 2025

Dalam wawancara terbarunya dengan media lokal Tenisovy Svet, Krejcikova membagikan kondisi terkini serta harapannya untuk bisa segera kembali ke lapangan.

“Kesehatan saya sudah semakin membaik, tetapi berjalan perlahan. Saya harap saya bisa sampai ke Paris dan jika saya bisa melakukan sesuatu sebelum itu, saya akan merasa gembira,” ujarnya, dikutip Sabtu (19/4/2025).

Ia mengaku sudah mulai kembali berlatih secara terbatas, memainkan tenis hingga empat kali seminggu dengan durasi latihan maksimal satu setengah jam.

Progres positif juga ditunjukkan melalui unggahan media sosial terbarunya, di mana ia terlihat kembali berlatih di atas clay court, permukaan yang sangat identik dengan French Open.

Selama masa pemulihannya, Krejcikova tetap aktif mendukung tim nasional Ceko, termasuk hadir langsung di Ostrava untuk menyemangati tim negaranya dalam babak kualifikasi Billie Jean King Cup.

Sementara itu, para unggulan utama seperti Iga Swiatek dan Carlos Alcaraz dipastikan akan menjadi favorit kuat di Roland Garros setelah keduanya menyabet gelar musim lalu.

Nama lain seperti Jannik Sinner juga dikonfirmasi kembali setelah larangan bertanding selama tiga bulan.

Namun kembalinya Barbora Krejcikova ke Roland Garros akan memberikan warna tersendiri di turnamen tersebut, bukan hanya karena statusnya sebagai mantan juara, tetapi juga karena kisah comeback-nya dari cedera yang tidak mudah.

Jika segalanya berjalan sesuai harapan, Krejcikova bisa menjadi salah satu kuda hitam yang patut diwaspadai saat Grand Slam lapangan tanah liat itu resmi digelar akhir Mei nanti.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

2

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

3

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

4

5

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City