Banjir Nagekeo NTT: 747 KK Mengungsi, 7 Jembatan Putus

Banjir Nagekeo NTT: 747 KK Mengungsi, 7 Jembatan Putus
Wagub NTT Johni Asadoma saat didampangi sejumlah Pejabat pemangku kepentingan meninjau lokasi banjir bandang di Nagekeo pada (7/9/2025). (Humas Pemprov)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGEDIA.ID — Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Johni Asadoma, melakukan kunjungan ke Kabupaten Nagekeo untuk meninjau langsung kondisi wilayah yang dilanda banjir bandang pada 7-9 September lalu.

Selama hampir tiga jam, Johni bersama rombongan melihat kerusakan infrastruktur, kondisi pengungsi, dan merumuskan langkah penanganan bersama pemerintah daerah serta instansi terkait.

Turut mendampingi rombongan dari Pemprov NTT antara lain Plt. Kalaksa BPBD NTT, Samuel Halundaka; Kadis Sosial NTT, Kanisius Mau, serta sejumlah pejabat teknis. Dari pihak Kabupaten Nagekeo, hadir Bupati Simplisius Donatus, Wakil Bupati Gonzalo Gratianus Muga Sada, serta unsur TNI, Polri, dan kementerian terkait.

Banjir dan longsor meninggalkan kerusakan parah: 27 bangunan irigasi hancur, 24 titik ruas jalan rusak sepanjang 57 km, dan 7 jembatan utama putus total. Selain itu, 40 rumah warga hanyut, 17 rusak berat, dan 48 mengalami kerusakan ringan.

Baca Juga:

Tim SAR Gabungan Masih Cari Korban Hilang Banjir Bandang di Nagekeo NTT

18 Desa Terisolasi, 5 Orang Meninggal Imbas Banjir Bandang di Nagekeo NTT

Data sementara mencatat 5 korban jiwa, 3 orang masih hilang, serta 16 warga luka-luka. Sebanyak 747 kepala keluarga terpaksa mengungsi ke rumah kerabat.

Pemerintah telah menyiapkan tenda darurat, dapur umum, serta menyalurkan bahan pangan. Sementara itu, PUPR, TNI, dan Polri fokus membuka akses jalan dan jembatan agar bantuan bisa menjangkau desa yang terisolasi.

Wagub Johni mengatakan bahwa distribusi bantuan harus tepat sasaran, terutama bagi anak-anak, lansia, dan keluarga yang paling terdampak.

Dia juga menyampaikan komitmen pemerintah untuk pemulihan bertahap, dari penanganan darurat hingga pembangunan jangka panjang.

Di Desa Sawu, Yosefina Meli Boa (35) menceritakan bagaimana ia dan anaknya selamat dengan berpegangan pada batang pohon saat arus deras menerjang. Namun, suami dan anaknya ditemukan meninggal tertimbun lumpur sehari kemudian. Warga berharap masa pencarian korban hilang diperpanjang agar semua bisa ditemukan dan dimakamkan secara layak.

Selain itu, kebutuhan mendesak seperti air bersih, makanan, dan tempat tinggal sementara juga disampaikan langsung kepada Wakil Gubernur NTT.

“Kami sekarang kekurangan air bersih. Bak penampung di hulu pecah, sehingga persediaan sangat terbatas,” ungkap seorang warga.

Menanggapi hal itu, Wagub Johni menegaskan pemerintah hadir bersama masyarakat.

“Atas arahan Presiden Prabowo, kami akan berupaya maksimal menanggulangi semua kerusakan dan memastikan masyarakat mendapat perlindungan, bantuan, dan harapan baru,” katanya, Sabtu (13/9/2025). (usamah kustiawan)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

2

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

3

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

4

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

5

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City