Bangun Perkantoran Pemerintahan, Pemprov PBD Anggarkan Rp2 Triliun!

Pemprov PBD
Penjabat Gubernur Papua Barat Daya Muhammad Musa'ad (tengah) dan Pj Sekda Edison Siagian (kiri). (Antara)
-

Tidak ada video disisipkan.

SORONG,TM.ID: Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya (Pemprov PBD) menyiapkan anggaran dua triliun rupiah yang bersumber dari APBD provinsi untuk pembangunan perkantoran pemerintah provinsi di KM 16, tepatnya di Stadion Wombik, Kota Sorong.

Penjabat Gubernur Papua Barat Daya Muhammad Musa’ad di Sorong, Rabu, menjelaskan, pemerintah pusat telah menyediakan dana pembangunan perkantoran empat wilayah DOB sebesar Rp6,6 triliun, sisanya adalah tanggung jawab setiap provinsi.

“Jadi kita siapkan dua triliun rupiah untuk membantu pembangunan perkantoran,” kata Musa’ad.

Luas lokasi pembangunan perkantoran, kata Musa’ad tanah seluas 55 hektare dan akan ditambah tanah yang sedang diupayakan untuk dibeli dengan luasan lahan 30 hektare. Karena sebelumnya tanah itu milik Pemerintah Kabupaten Sorong namun sudah dihibakan ke Pemerintah Kota Sorong dan selanjutnya pun sudah dihibakan ke Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya.

Berkaitan dengan itu, Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya pun sedang mengajukan permohonan untuk terbitkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) yang baru atas perubahan Permendagri 87 tahun 2019 tentang pengalihan status tanah tersebut menjadi milik Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya.

“Upaya itu untuk memperjelas bahwa ibu kota Provinsi Papua Barat Daya berada di Kota Sorong,” kata Musa’ad.

Musa’ad menyebutkan, sebagian besar pembiayaan perkantoran pemerintahan Provinsi Papua Barat Daya ini akan di tanggung APBN. Anggaran tahun ini dan depan sudah direncanakan, satgas pengawal pembangunan perkantoran dari Kementerian PUPR pun telah dibentuk.

“Dari APBN senilai Rp6,6 triliun untuk empat DOB, kemudian dibagi ke empat DOB itu masing-masing mendapatkan tiga sampai empat triliun, selanjutnya dua triliun lebih akan ditopang APBD,” ujar Musa’ad menjelaskan.

Ada bagian-bagian tertentu, sebut Musa’ad menjadi tanggung jawab APBD, misalnya master plan ditanggung APBD sementara gedung perkantoran ditanggung APBN atau sebaliknya.

“Bagian ini nanti kita ikuti arahan dari Pusat seperti apa,” kata Musa’ad.

Target penyelesaian pembangunan perkantoran ini, sebut Musa’ad, sesuai arahan dari Pusat bahwa akan diselesaikan sebelum masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo berakhir.

BACA JUGA: Pemkot Bandung Kembali Raih Penghargaan Kategori Inovasi Layanan Publik

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-08-22 at 14.50
Mahasiswa KKN 204 Kademangan Wakafkan Al-Qur’an untuk Rumah Mengaji Ustadz Aceng Ahmad
WhatsApp-Image-2026-08-22-at-21.08.18
Ngaliwet 81 Meter, Warga RW 11 Cijawura Kota Bandung Kompak Rayakan HUT RI
Manchester United
Carrick Minta MU Tak Larut dalam Kekalahan, Proyek Jangka Panjang Tetap Berjalan
WhatsApp Image 2026-08-22 at 15.13
Foto Kapsul Hadir di Bandung, Berikan Pengalaman Foto Multi-Angle dengan Konsep Thematic Room
KKN mahasiswa UHS di Solokanjeruk
2 Program Unggulan KKN Universitas Halim Sanusi: Pasang Plang Jalan dan Banner UMKM di Desa Penyadap RW 11 Solokanjeruk Kabupaten Bandung
Berita Lainnya

1

Ngaliwet 81 Meter, Warga RW 11 Cijawura Kota Bandung Kompak Rayakan HUT RI

2

Carrick Minta MU Tak Larut dalam Kekalahan, Proyek Jangka Panjang Tetap Berjalan

3

Bupati Bandung: Tak Ada Tempat bagi ASN yang Terbukti Bermain Judi Online

4

Mahasiswa KKN 204 Kademangan Wakafkan Al-Qur’an untuk Rumah Mengaji Ustadz Aceng Ahmad

5

Foto Kapsul Hadir di Bandung, Berikan Pengalaman Foto Multi-Angle dengan Konsep Thematic Room
Headline
WhatsApp Image 2026-08-23 at 21.20
Bupati Bandung: Tak Ada Tempat bagi ASN yang Terbukti Bermain Judi Online
WhatsApp Image 2026-08-20 at 14.44
Pemkot Bandung Buka Keran Akses Kredit UMKM bank bjb
WhatsApp Image 2026-08-20 at 19.21
Meterai Ilegal Dibongkar, DJP dan Polda Metro Jaya Cegah Potensi Kerugian Negara Rp1 Triliun
WhatsApp Image 2026-08-19 at 14.55
Diskominfo Kota Bandung Dorong Konten Pemerintah Lebih Informatif