Bamsoet Gelorakan Kembali Bersepeda di Seluruh Daerah

bamsoet
Pemerintah daerah mestinya mengembangkan jalur khusus sepeda di jalan raya sebagai bentuk dukungan terhadap perubahan gaya hidup sehat masyarakat.(web)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TM.ID : Pemerintah daerah mestinya mengembangkan jalur khusus sepeda di jalan raya sebagai bentuk dukungan terhadap perubahan gaya hidup sehat masyarakat.

Hal itu disampaikan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo alias Bamsoet, di Jakarta, Minggu (5/2/2023).

Bamsoet menyebut, gaya hidup bersepeda mendapat tren positif sejak awal pandemi COVID-19.

Tren itu menurutnya bisa menjadi jembatan untuk mengurangi pemakaian kendaraan bermotor untuk transportasi jarak dekat.

“Karenanya pemerintah daerah perlu mendukung kegiatan bersepeda ini, dengan menyiapkan lebih banyak lagi jalur khusus sepeda,” kata Bamsoet.

Hal itu disampaikan Bamsoet setelah membuka kegiatan Gowes Bersama Komunitas Sepeda Jakarta dalam rangkaian ulang tahun ketiga Gerakan Keadilan Bangun Solidaritas (GERAK BS) pada Minggu pagi.

Gowes bersama tersebut menempuh jarak sejauh 40 km dari Sudirman melintasi Gedung MPR/DPR RI hingga berakhir di Tamarind and Lime Resto di bilangan Senopati.

Dia juga mengapresiasi capaian Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang mengklaim telah terdapat lebih dari 300 km jalur khusus sepeda di ibu kota.

Menurut Bamsoet meskipun efektivitas penggunaannya masih banyak diperdebatkan, namun setidaknya DKI telah melakukan terobosan lewat penyediaan jalur khusus sepeda.

Ia menyebutkan bahwa Belanda sekalipun membutuhkan waktu lebih dari 50 tahun untuk mengoptimalkan efektivitas jalur khusus sepeda di jalan raya.

“Survei ITDP pada 2021 melaporkan di jalur sepeda Jalan Jenderal Sudirman, dalam rentang 14 jam pada hari kerja, terdapat sekitar 2.194 pesepeda melintas mulai pukul 06.00 hingga pukul 20.00 WIB. Itu menunjukkan bahwa pada dasarnya masyarakat kita sangat gemar bersepeda, karena itu butuh didukung sarana dan prasarana yang efektif dan efisien,” katanya.

BACA JUGA: Bamsoet Dukung Penyelesaian Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi

Pria yang juga Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) tersebut turut mendorong para pesepeda mempertimbangkan untuk membeli sepeda buatan anak bangsa, yang kualitasnya tidak kalah dibanding sepeda impor.

Hal itu, lanjut Bamsoet, sudah dicontohkan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo yang banyak menggunakan sepeda buatan dalam negeri untuk berolahraga.

“Ada merek Kreuz, Polygon, Elemen, serta masih banyak lagi berbagai merek lainnya. Dengan membeli sepeda dalam negeri kita sudah berkontribusi terhadap pertumbuhan industri nasional dan pembukaan lapangan pekerjaan. Berkah booming sepeda harus dinikmati pelaku usaha nasional, bukan malah menguntungkan impor,” ujarnya.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

2

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

3

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

4

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

5

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City