Bahlil Segera Wajibkan BBM Campur Etanol Paling Lambat 2028

-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa saat ini, pemerintah sedang merancang peta jalan penerapan bioetanol dan peta jalan tersebut akan selesai sebentar lagi.

“Saya pastikan paling lambat 2028 sudah ada mandatori (kewajiban bioetanol). Mungkin 2027–2028,” ujar Menteri Bahlil dalam Konferensi Pers Capaian Kinerja Sektor ESDM Tahun 2025 yang digelar di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (8/1/2026), dikutip dari Antara.

Secara terpisah, Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi menyampaikan sudah membahas masalah cukai etanol dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Kementerian Keuangan telah membebaskan bea cukai bagi etanol yang digunakan untuk bahan bakar nabati. Akan tetapi, pembebasan tersebut hanya berlaku untuk pelaku usaha yang memiliki izin usaha niaga.

Baca Juga:

Bahlil Bakal Beri Insentif bagi Perusahaan yang Bangun Pabrik Etanol, Apa Alasannya?

Alasan Motor Lebih Siap Adopsi BBM Etanol 10 Persen daripada Mobil

Pemerintah tengah gencar mendorong transisi energi melalui pencampuran bahan bakar minyak (BBM) dengan etanol (bioetanol). Aturan ini bertujuan untuk mengurangi emisi karbon dan ketergantungan pada impor bahan bakar fosil.

Dampak pada Kendaraan

Secara umum dianggap aman untuk hampir semua kendaraan mesin bensin keluaran tahun 2010 ke atas tanpa perlu modifikasi khusus.

Campuran etanol cenderung meningkatkan angka oktan, yang dapat membuat pembakaran lebih sempurna dan mesin lebih responsif (tergantung pada spesifikasi kompresi mesin).

Namun tantangan utama saat ini adalah ketersediaan bahan baku (supply). Produksi tebu nasional masih diprioritaskan untuk pemenuhan kebutuhan gula konsumsi, sehingga pemerintah melalui Perpres 40/2023 mendorong pembukaan lahan baru (khususnya di Papua) untuk menyeimbangkan kebutuhan pangan dan energi.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024

5

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun