Bahayakah Cangkang Ketupat Pakai Plastik?

bahaya bikin ketupat pakai plastik
(pixabay)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Tradisi Lebaran di Indonesia selalu identik dengan ketupat dan lontong. Dulu, pembungkus ketupat menggunakan daun kelapa (janur) atau daun pisang, tetapi kini banyak orang beralih ke plastik karena alasan kepraktisan dan ketersediaan.

Sayangnya, bahaya bikin ketupat pakai plastik bisa berisiko untuk kesehatan. Karena adanya pelepasan bahan kimia saat makanan dipanaskan.

Pelepasan Zat Kimia Berbahaya dari Plastik

Ketika plastik terkena panas, terjadi proses leaching atau pelepasan zat kimia berbahaya ke dalam makanan.

Menurut Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, suhu tinggi saat merebus lontong atau ketupat mempercepat proses pelepasan bahan kimia ini hingga 55 kali lebih cepat dibandingkan kondisi normal.

Dua bahan kimia utama yang perlu diwaspadai adalah:

  • Bisphenol A (BPA) – digunakan dalam pembuatan plastik keras dan transparan.
  • Phthalates – membuat plastik lebih fleksibel dan lunak.

Kedua zat ini tergolong pengganggu endokrin yang dapat mengganggu keseimbangan hormon manusia.

Dampak Kesehatan dari Paparan Bahan Kimia Plastik

Mengonsumsi makanan yang terkontaminasi BPA dan phthalates dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, antara lain:

1. Gangguan Hormonal

Paparan BPA dan phthalates dapat meniru atau mengganggu fungsi hormon alami tubuh. Berdasarkan penelitian dari Pusat Penelitian Kimia LIPI, paparan zat ini dalam jumlah kecil dapat mempengaruhi metabolisme dan reproduksi, terutama pada ibu hamil dan anak-anak.

2. Risiko Kanker

Jurnal Education and Development Institut Pendidikan Tapanuli Selatan menyebutkan bahwa BPA dapat meningkatkan risiko kanker payudara serta kanker lainnya yang berhubungan dengan sistem hormonal.

3. Masalah Kesuburan

Paparan bahan kimia plastik dalam jangka panjang dikaitkan dengan gangguan kesuburan pada pria dan wanita. BPA dapat mempengaruhi kualitas sperma dan menyebabkan gangguan ovulasi pada wanita.

4. Risiko Diabetes dan Hipertensi

Penelitian menunjukkan bahwa BPA berkontribusi terhadap peningkatan risiko diabetes tipe 2 serta hipertensi, terutama jika kamu konsumsi dalam jumlah besar dalam jangka panjang.

5. Gangguan Neurobehavioral

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah pada tahun 2007 menunjukkan bahwa paparan BPA pada masa perkembangan dapat mengganggu struktur dan fungsi otak. Sehingga berpotensi menyebabkan gangguan perilaku pada anak.

BACA JUGA:

Resep Marshmallow Nougat, Cocok Jadi Primadona Kue Lebaran!

Resep Almond Thumbprint Cookies, Cocok Buat Lebaran 2025

Alternatif Aman untuk Membungkus Ketupat dan Lontong

Untuk menghindari risiko kesehatan akibat plastik, gunakan bahan pembungkus alami seperti:

  • Janur – lebih ramah lingkungan dan menambah aroma khas ketupat.
  • Daun pisang – aman, tidak mengandung bahan kimia berbahaya, serta memberikan aroma sedap pada makanan.

Menurut dr. Tan Shot Yen, bahan alami ini lebih baik daripada plastik karena tidak melepaskan zat berbahaya saat terkena panas.

(Kaje/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

5

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun