Bahaya Status ‘Gagal Antar’ Fiktif, Data Pengiriman Digital Perlu Diawasi

-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, SUAR MAHASISWA AWARD – Keluhan konsumen mengenai pelacakan pengiriman real-time sering terjadi, terutama terkait status ‘Gagal Antar’ fiktif. Status ini diklaim kurir padahal sebenarnya penerima ada di Lokasi tersebut, yang menciptakan ketidaksesuaian informasi yang serius dan mengancam e-commerce.

Masalah ini bukan hanya sekedar ketidaknyamanan, melainkan isu penting terkait integritas data digital. Seringkali status ‘Gagal Antar’ entah karena alasan tidak logis seperti “Alamat tidak ditemukan,” atau “Penerima tidak di tempat,” tersebut tanpa Adaya usaha kurir untuk  menghubungi penerima.

Konsumen sering mengeluhkan status pelacakan yang tidak singkron dengan kondisi aslinya, Dimana klain “Gagal Antar” tersebut muncul padahal penerima menyatakan tidak pernah dihubungi.

Masalah ini menunjukan bahwa system digital justru terletak pada faktor manusia, data real-time justru dimanipulasi demi kepentingan administratif kurir yang sedang dikejar target.

Fenomena ‘Gagal Antar’ yang dibuat-buat ini, secara tidak langsung merusak kepercayaan konsumen dan meningkatkan biaya layanan pelanggang (CS). Solusi saat ini mungkin dianggap belum memadai, sehingga diperlukan pengawasan digital yang lebih ketat.

Untuk itu Langkah-langkah yang bisa diterapkan yaitu:

  1.  Status ‘Gagal Antar’ hanya boleh di input Ketika kurir berada sangat dengat dengan koordinat Alamat penerima.
  2. Harus didukung bukti seperti foto hambatan di Lokasi atau rekaman Upaya panggilan telepon yang gagal.

Jika kriris kepercayaan digital ini tidak segera diatasi, dikhawatirkan logistic e-commerce akan terhambat dan berpotensi memicu regulasi ketat dari pemerintahan untuk melindungi hak-hak konsumen.

(Penulis: Siesiliana HD, Mahasiswa Universitas Langlangbuana)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

5

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun