Aturan Baru Rokok Disiapkan, Pemerintah Cari Titik Tengah Petani dan Kesehatan

aturan baru rokok
Ilustrasi. (X/insightpolitica)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menegaskan komitmennya untuk menyerap aspirasi dari seluruh pemangku kepentingan dalam penyusunan regulasi pembatasan kadar tar dan nikotin pada produk tembakau.

Langkah tersebut dilakukan agar kebijakan yang dihasilkan tidak hanya mempertimbangkan aspek kesehatan, tetapi juga dampak ekonomi terhadap sektor industri tembakau dan para pelaku usaha di dalamnya.

Menteri Koordinator PMK Pratikno mengatakan bahwa penentuan batas maksimal kadar nikotin dan tar pada produk tembakau merujuk pada aturan yang telah ditetapkan pemerintah.

“Saya pun menyadari industri hasil tembakau telah menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar serta memberikan kontribusi signifikan terhadap penerimaan negara. Sehingga kebijakan yang diambil harus mampu menjembatani berbagai kepentingan,” ujar Pratikno.

Perbedaan Pandangan Antara Ekonomi dan Kesehatan

Pratikno mengakui terdapat perbedaan pandangan yang cukup tajam terkait rencana regulasi tersebut.

Di satu sisi, para petani tembakau dan pelaku industri khawatir kebijakan pembatasan kadar tar dan nikotin dapat memengaruhi keberlangsungan usaha mereka. Di sisi lain, kelompok pemerhati kesehatan menilai regulasi ini penting untuk melindungi masyarakat dari dampak buruk konsumsi rokok.

Pratikno bahkan mengaku memiliki kedekatan emosional dengan sektor tembakau karena masa kecilnya tumbuh di lingkungan pedesaan yang bergantung pada hasil panen tembakau saat musim kemarau.

Menurutnya, sektor tembakau selama ini telah menjadi sumber penghidupan bagi banyak keluarga di berbagai daerah.

Batas Tar dan Nikotin Harus Ditentukan

Penentuan batas maksimal kadar nikotin dan tar sendiri merupakan amanat dari Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024.

Dalam aturan tersebut disebutkan bahwa pemerintah harus menetapkan batas kandungan tar dan nikotin maksimal dalam produk tembakau paling lambat satu tahun setelah regulasi diterbitkan.

Artinya, kebijakan tersebut seharusnya telah ditetapkan sebelum 31 Juli 2025.

Rapat Koordinasi Antar Kementerian

Dalam proses penyusunannya, Kemenko PMK juga melibatkan berbagai kementerian terkait, termasuk Kementerian Perindustrian Republik Indonesia dan Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Pembahasan dilakukan melalui serangkaian rapat koordinasi tingkat kementerian guna mencari kesepakatan yang adil bagi seluruh pihak.

Tujuannya adalah menghasilkan kebijakan yang tidak hanya memperhatikan kepentingan kesehatan masyarakat, tetapi juga menjaga keberlangsungan industri, pedagang, pekerja, hingga petani tembakau.

Baca Juga:

Timur Tengah Mendidih, Bahlil Perluas Kontrak Impor LPG dari AS dan Australia

Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan Kemenko PMK Sukadiono menambahkan bahwa pihaknya juga aktif melakukan proses hearing dengan berbagai kelompok masyarakat.

Pihak yang dilibatkan antara lain akademisi, asosiasi pekerja, hingga perwakilan petani tembakau.

“Masukan yang diberikan bukan sekadar formalitas administratif. Setiap saran menjadi basis data yang akan dimasukkan sebagai bahan pertimbangan dalam menyusun kebijakan,” jelas Sukadiono.

Ia menegaskan bahwa tahap saat ini masih merupakan proses awal. Hasil kajian akan terus disempurnakan melalui rapat koordinasi antar kementerian hingga rapat tingkat menteri.

Pada akhirnya, keputusan final mengenai batas maksimal kadar nikotin dan tar akan ditetapkan melalui mekanisme pleno sesuai aturan yang berlaku.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
Pemain Timnas Indonesia Persib
Timnas Indonesia Dibayangi Persaingan Selisih Gol, John Herdman Harus Benahi Lini Serang
IMG-20260928-WA0007
Pancasila dalam Genggaman, Ribuan Pelanggan PLN Majalaya Ikut Jaga Transparansi lewat SwaCAM
Polri di Bawah TNI dan Kemendagri
2.373 Personel Gabungan Amankan Indonesia vs Malaysia di GBK, Pengamanan Diperketat
IMG-20260926-WA0021
Jokowi Puji PSI Kota Bandung, Dorong Kader Aktif di Masyarakat
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Viral Penembakan Kucing! Ini Hukum Bunuh Kucing Dalam Islam

3

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden

4

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik

5

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
Headline
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
bank bjb UPI
bank bjb dan UPI Berkolaborasi Perluas Manfaat bagi Civitas Akademika dan Masyarakat