Apindo Minta Pemerintah Hati-Hati Tetapkan UMP 2026, Peringatkan Risiko Investor Kabur

ump 2026
Ilustrasi (serikat pekerja nasional)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menilai penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) memiliki peran penting dalam menjaga iklim investasi di dalam negeri. Pemerintah diminta berhati-hati agar kebijakan upah tidak justru membuat investor mempertimbangkan ulang rencana penanaman modal.

Ketua Bidang Ketenagakerjaan Apindo, Bob Azam, menyebut UMP merupakan salah satu indikator utama yang diperhatikan investor sebelum melakukan ekspansi atau membuka usaha di Indonesia. Karena itu, penetapan upah harus melihat kondisi riil dunia usaha.

“Upah minimum jangan sampai mengusir investasi, baik yang ingin masuk maupun yang sudah ada. Karena banyak pencari kerja di Indonesia,” ujar Bob dalam konferensi pers di Kantor Apindo, dikutip Rabu (27/11/2025).

Baca Juga:

Kenaikan UMP 2026 Belum Final, Pembahasan Masih Berjalan

Apindo Tolak Kenaikan UMP 2026 Hingga 8 Persen

Bob berharap pembahasan UMP dapat dilakukan secara bipartit antara pekerja dan pengusaha, sehingga keputusan yang diambil merefleksikan kondisi lapangan. Ia mengingatkan penetapan UMP yang terlalu tinggi berpotensi tidak mampu dipenuhi sebagian perusahaan.

“Besaran UMP tidak boleh dilanggar. Kalau upahnya tinggi dan perusahaan tidak mampu bayar, mereka tidak akan datang. Artinya, investor tidak jadi investasi karena berisiko tidak comply,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Apindo Sanny Iskandar menegaskan bahwa pengusaha tidak keberatan membayar upah tinggi selama sesuai produktivitas. Kekhawatiran muncul apabila upah Indonesia menjadi jauh lebih tinggi dibanding negara kompetitor, sehingga melemahkan daya saing.

“Kami tidak takut membayar upah tinggi. Yang dikhawatirkan adalah ketika upah menjadi kemahalan. Kemahalan dalam arti daya saing dan produktivitas tidak sebanding,” kata Sanny.

Apindo menilai keseimbangan antara kesejahteraan pekerja dan keberlanjutan usaha menjadi kunci menciptakan lapangan kerja baru sekaligus menjaga arus investasi tetap stabil.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
Headline
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial
IMG-20260723-WA0002
DPRD Kota Bekasi Percepat Pembahasan Raperda Pencegahan Penyimpangan Seksual
IMG-20260723-WA0001
Abdul Muin Serap Aspirasi Warga, Banjir hingga Kesempatan Kerja Jadi Perhatian