APINDO Jabar dan Pemda Perkuat Sinergi untuk Iklim Usaha Berkeadilan

Ketua APINDO Jawa Barat, Ning Wahyu
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Jawa Barat menggelar Forum Silaturahmi dan Sinergi Pemerintah Daerah dengan Dunia Usaha Jawa Barat di El Hotel Bandung, Kamis (23/10). Acara ini mempertemukan langsung para pelaku usaha dengan Gubernur Jawa Barat dan jajaran instansi terkait untuk membangun kolaborasi konkret dalam memperkuat iklim investasi di daerah.

Forum tersebut dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat, Kepala Dinas se-Jabar, Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Jawa Barat, Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD), akademisi, pengusaha dari berbagai negara, serta pengurus APINDO kabupaten/kota se-Jawa Barat.

Ketua APINDO Jawa Barat, Ning Wahyu, mengatakan bahwa forum ini bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan langkah nyata memperkuat sinergi antara dunia usaha dan pemerintah daerah.

“Para pengusaha sudah lama ingin menyampaikan langsung berbagai persoalan kepada Gubernur Jabar. Melalui forum ini, aspirasi dan tantangan dunia usaha bisa disampaikan, sekaligus mendengarkan langsung komitmen Gubernur dalam membangun iklim usaha yang sehat dan berkeadilan,” ujar Ning.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Jawa Barat menegaskan pentingnya dukungan infrastruktur bagi kelancaran aktivitas industri, seperti pasokan listrik, gas, air bersih, dan akses jalan. Ia menekankan bahwa negara wajib hadir untuk menyeimbangkan kepentingan investasi dengan kesejahteraan rakyat.

“Perusahaan air mineral, misalnya, harus dilihat secara utuh. Pajak dari perusahaan itu seharusnya digunakan untuk membangun infrastruktur air bersih dan pertanian, melakukan reboisasi hutan, serta memperbaiki akses jalan di sekitar wilayah operasi perusahaan. Dengan begitu, masyarakat sekitar turut merasakan manfaatnya,” tegasnya.

Gubernur juga mengungkapkan rencana pemerataan distribusi pajak mulai 2026 agar tidak ada lagi desa miskin di sekitar kawasan industri. Ia menilai pajak yang dibayarkan perusahaan harus kembali kepada masyarakat di wilayah sumbernya.

“Saya tidak mau lagi melihat pabrik membayar pajak ratusan miliar setiap tahun, tetapi desa tempat pabrik itu berada tetap miskin dan tidak punya air bersih. Pajak itu harus kembali ke masyarakat di sekitar sumbernya,” katanya.

Selain itu, Gubernur menyoroti masih adanya perusahaan yang beroperasi di Jawa Barat namun membayar pajaknya di luar daerah. Ia meminta agar seluruh perusahaan membayar pajak di Jabar demi keadilan fiskal dan kemajuan daerah.

Dalam forum tersebut, Gubernur berdialog langsung dengan para pengusaha dari dalam dan luar negeri. Beberapa persoalan bahkan langsung ditindaklanjuti di tempat melalui koordinasi dengan pihak terkait. Ia juga meminta APINDO Jabar untuk mendata dan mengidentifikasi kendala dunia usaha, mulai dari perubahan tata ruang, lintasan jaringan listrik SUTET, hingga izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) yang tak kunjung selesai.

Baca Juga:

Apindo Jabar Prihatin Banyak Perusahaan Padat Karya Bertumbangan

Menyoroti isu perizinan, Ning Wahyu menyambut baik komitmen Pemprov Jabar untuk melakukan reformasi birokrasi dan mempercepat proses izin usaha.

“Pak Gubernur menegaskan bahwa industri berisiko rendah, seperti konveksi, tidak seharusnya diperlakukan sama dengan industri kimia. Pemerintah akan mengklasifikasikan risiko industri agar izin bagi usaha berisiko rendah bisa diselesaikan dalam hitungan jam, tanpa mengabaikan aspek lingkungan,” ujarnya.

Dalam hal kebijakan ketenagakerjaan, APINDO Jabar juga mendukung gagasan penyeragaman upah minimum di tingkat provinsi (UMP) sebagai pengganti sistem Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK). Penyesuaian upah antar sektor industri nantinya dilakukan melalui dialog bipartit antara pengusaha dan pekerja sesuai kemampuan sektor masing-masing.

Tak hanya membahas persoalan pajak dan upah, forum ini juga menyoroti inovasi digital ketenagakerjaan. Gubernur Jabar memperkenalkan aplikasi “Nyari Gawe”, platform rekrutmen tenaga kerja online untuk membantu masyarakat mencari pekerjaan sekaligus mempermudah perusahaan mendapatkan SDM berkualitas.

“Kami mengimbau seluruh perusahaan di Jawa Barat, terutama anggota APINDO, untuk memanfaatkan aplikasi Nyari Gawe ini. Proses rekrutmen yang digital akan mengurangi praktik percaloan tenaga kerja dan membuat sistem ketenagakerjaan lebih transparan,” pungkas Ning Wahyu.

Melalui forum ini, APINDO Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menciptakan ekosistem usaha yang inklusif, berkeadilan, dan berorientasi pada kemajuan ekonomi masyarakat Jawa Barat.**

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Marco Bezzecchi
Hasil Practice MotoGP Australia 2026: Bezzecchi Tercepat, Marc Marquez Tempel Ketat di Posisi Ketiga
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Marco Bezzecchi menunjukkan kecepatan impresif pada sesi practice MotoGP...
Prediksi Skor Lille vs Crvena Zvezda Liga Europa 2025/2026
Calvin Verdonk Ukir Dua Rekor di Liga Champions
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Calvin Verdonk kembali mencatatkan sejarah di Liga Champions 2026/2027....
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Berita Lainnya

1

mengobati gigitan tomcat-1
Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gigitan tomcat dapat menyebabkan kulit melepuh dan reaksi alergi pada...

2

AC Milan
AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — AC Milan berhasil kalahkan Como dengan skor 2-1 dalam pertandingan...

3

Woodyland Eatery Bandung
Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Woodyland Eatery merupakan salah satu kafe baru yang ada di Bandung....

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok
Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Bagi umat muslim, jadwal adzan magrib merupakan hal yang penting ketika...

5

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian...
Headline
WhatsApp Image 2026-10-22 at 17.17
Hampir Dua Dekade di Industri Perhotelan, Babak Baru Dimulai: Yunindra Hardino Pimpin Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung sebagai General Manager
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung mengumumkan pengangkatan Mr....
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...