JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Pedangdut senior Anisa Bahar dan penyanyi Ratu Meta yang mengaku jadi korban dugaan penipuan berkedok bisnis travel umrah.
Tak main-main, keduanya resmi membawa perkara ini ke ranah hukum dengan melaporkan kasus tersebut ke Polres Tangerang Selatan. Langkah ini diambil setelah upaya penyelesaian secara internal tak membuahkan hasil.
Iming-iming Untung
Kasus ini bermula dari tawaran kerja sama bisnis yang terdengar menggiurkan. Skema yang ditawarkan adalah percepatan keberangkatan jemaah umrah dengan imbal hasil keuntungan tertentu.
Namun realitasnya jauh dari janji. Dana yang sudah disetorkan justru tak kembali, sementara keuntungan yang dijanjikan tak pernah terlihat wujudnya.
Alih-alih cuan, yang tersisa justru kerugian besar.
Sosok Terlapor dan Dugaan Modus
Nama yang dilaporkan adalah seorang perempuan berinisial NM, yang disebut sebagai pemilik CBB Travel. Dugaan sementara, modus yang digunakan adalah memanfaatkan kepercayaan korban melalui relasi yang sudah terjalin sebelumnya.
Kepercayaan itulah yang akhirnya menjadi celah hingga korban bersedia menggelontorkan dana dalam jumlah signifikan.
Kerugian Fantastis, Korban Bertambah
Kuasa hukum mereka, Ferry Aswan, langsung turun tangan mengawal proses hukum. Ia memastikan laporan telah resmi masuk dan akan diproses sesuai ketentuan.
Ratu Meta pun tak menutupi kekecewaannya. Ia secara terbuka mengungkap besarnya kerugian yang dialami.
“Ada pun dugaan penipuan itu sudah banyak merugikan saya dan teman-teman saya yang nilainya ratusan juta rupiah.”
Tak hanya soal uang, ketidakjelasan nasib jemaah juga menambah beban psikologis para korban.
Seret ke Meja Hijau
Langkah hukum ini bukan sekadar mencari keadilan pribadi. Anisa Bahar dan Ratu Meta ingin kasus ini menjadi peringatan keras bagi praktik serupa yang kerap berlindung di balik label ibadah.
“Terima kasih pak Ferry Aswan selaku hukum dari kami…,” ujar Ratu Meta, menegaskan dukungan terhadap proses hukum yang berjalan.
Harapannya agar ada efek jera, dan tak ada lagi korban berikutnya.
Baca Juga:
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap laporan yang masuk. Berkas tengah diteliti sebelum langkah lanjutan diambil.
Publik pun menunggu apakah kasus ini akan membuka tabir lebih besar di balik bisnis travel umrah yang kerap menjanjikan banyak hal, tapi tak selalu berujung nyata.
(Dist)











