Animasi Garuda di Dadaku Jadi Bukti IP Lokal Indonesia Punya Nilai Global

animasi garuda di dadaku
Poster resmi film 'Garuda di Dadaku' versi animasi yang tuai respon positif dan siap meriahkan bioskop tahun depan. (instagram/@garudadidadaku.film)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Kementerian Ekonomi Kreatif menyatakan dukungannya terhadap peluncuran film animasi adaptasi dari IP ikonis Indonesia, Garuda di Dadaku. Adaptasi ini dinilai menjadi bukti bahwa kekayaan intelektual lokal dapat terus hidup, menjangkau generasi baru, sekaligus menciptakan nilai ekonomi berkelanjutan.

Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya menilai, transformasi Garuda di Dadaku ke format animasi menunjukkan potensi besar IP lokal jika dikembangkan secara konsisten lintas medium.

“Transformasi Garuda di Dadaku ke animasi menunjukkan bagaimana IP lokal dapat terus hidup, menjangkau generasi baru, serta menciptakan nilai tambah ekonomi. Animasi ini bukan sekadar hiburan, tapi bagian dari strategi memperkuat ekosistem kreatif,” ujar Riefky dalam keterangannya, Sabtu (20/12/2025).

Riefky mengatakan, perluasan IP lokal ke berbagai sektor industri kreatif semakin menguatkan peran ekonomi kreatif sebagai mesin pertumbuhan baru. Menurutnya, IP yang dikelola dengan tepat mampu menggerakkan industri, memperluas pasar, dan meningkatkan daya saing karya Indonesia di tingkat global.

Ia juga menekankan pentingnya pengembangan IP lintas medium agar karya kreatif nasional tetap relevan dengan perubahan zaman dan selera generasi muda.

Animasi dengan Cerita yang Lebih Dekat

Film animasi Garuda di Dadaku diproduksi oleh BASE Entertainment bekerja sama dengan KAWI Animation. Teaser animasi ini memperkenalkan karakter Gaga, Burung Garuda penuh energi, yang bertemu dengan Putra, seorang anak dengan mimpi besar menjadi pesepak bola tim nasional.

Kisah keduanya menjadi inti cerita yang menyoroti nilai keberanian, persahabatan, serta proses bertumbuh, yang selama ini menjadi identitas kuat Garuda di Dadaku.

Produser BASE Entertainment, Shanty Harmayn, menyebut adaptasi animasi ini dilakukan dengan pendekatan yang lebih dekat dengan dunia anak.

“Garuda di Dadaku adalah IP yang dekat dengan memori banyak orang Indonesia. Lewat animasi, kami ingin menghadirkan ceritanya dengan pendekatan hangat, relevan, dan berfokus pada karakter serta emosi anak,” ujar Shanty.

Ia berharap format animasi mampu menjembatani generasi lama dan generasi baru agar nilai-nilai yang dibawa Garuda di Dadaku tetap hidup.

Baca Juga:

Sinopsis Film “Pelangi di Mars”, Petualangan Sci-fi Gadis Indonesia di Planet Merah

Jajaran Pengisi Suara dan Produksi

Peluncuran teaser animasi ini juga memperkenalkan para pengisi suara, di antaranya Kristo Immanuel sebagai Gaga, Keanu Azka sebagai Putra, Revalina S. Temat sebagai Dewi Garuda, serta Quinn Salman sebagai Naya.

Film animasi Garuda di Dadaku disutradarai oleh Ronny Gani dan diproduseri oleh Shanty Harmayn bersama Aoura Lovenson Chandra dan Tanya Yuson.

Dorong Animasi Nasional ke Level Global
Sebagai IP ikonis yang lekat dengan nilai sportivitas dan keluarga, Garuda di Dadaku kini hadir dalam format yang lebih relevan bagi generasi masa kini. Kolaborasi lintas studio dalam proyek ini turut memperkuat subsektor animasi nasional.

Melalui adaptasi ini, Garuda di Dadaku tidak hanya kembali menyapa publik, tetapi juga membuka peluang kolaborasi, inovasi, dan pengembangan IP lokal Indonesia di pasar global.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

3

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

4

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

5

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City